PERBEDAAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI SUNTIK PROGESTERON TUNGGAL DENGAN KOMBINASI PROGESTERON ESTROGEN TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN AKSEPTOR DI RUMAH BERSALIN KUSMAHATI KARANGANYAR TAHUN 2009

Shynta Suprabawati, - and Sri Jumiati and Nur’aini Dewi Wijayanti, - (2010) PERBEDAAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI SUNTIK PROGESTERON TUNGGAL DENGAN KOMBINASI PROGESTERON ESTROGEN TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN AKSEPTOR DI RUMAH BERSALIN KUSMAHATI KARANGANYAR TAHUN 2009. Kebidanan, STIKES Jenderal Achmad Yani Yogyakarta. (Unpublished)

[img]
Preview
Text
Shynta Suprabawati_1306083_nonfull resize.pdf

Download (94kB) | Preview
[img] Text
Shynta Suprabawati_1306083_full.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (237kB)

Abstract

Latar belakang: Pemakaian kontrasepsi bertujuan untuk membatasi jumlah kelahiran dan menurunkan AKI. Berdasarkan data SKDI, kontrasepsi suntik lebih banyak digunakan oleh wanita usia subur dibandingkan alat KB lainnya. Efek samping kontrasepsi suntik yang sering adalah peningkatan berat badan. Tujuan Penelitian: Mengetahui perbedaan penggunaan kontrasepsi suntik progesteron tunggal dengan kombinasi progesteron estrogen di RB Kusmahati Karanganyar Tahun 2009. Metode Penelitian: adalah observasional, menggunakan rancangan cross sectional. Sampel diambil dengan cara incidental sampling, jumlah sampel 31 akseptor kontrasepsi progesteron tunggal dan 31 akseptor kontrasepsi kombinasi progesteron estrogen. Subyek penelitian adalah akseptor KB suntik progesteron tunggal dan kombinasi progesteron estrogen, yang melakukan kunjungan ulang di Rumah Bersalin Kusmahati Karanganyar saat penelitian dilangsungkan dan memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi kemudian diukur peningkatan berat badan. Hasil penelitian: ditemukan ada perbedaan rerata peningkatan berat badan antara akseptor KB progesteron tunggal (38,79) dengan rerata peningkatan berat badan akseptor KB kombinasi progesteron estrogen (24,21). Hasil analisa data menunjukkan p (0,001) lebih kecil dari 0,05. Kesimpulan: bahwa ada perbedaan peningkatan berat badan secara signifikan (0,05 > 0,001) antara akseptor kontrasepsi suntik progesteron tunggal dengan akseptor kombinasi progesteron estrogen di Rumah Bersalin Kusmahati Karanganyar.

Item Type: Other
Uncontrolled Keywords: Progesteron Tunggal, Kombinasi Progesteron Estrogen, Peningkatan Berat badan
Subjects: Kebidanan > BB Keluarga Berencana(KB)
Divisions: Fakultas Kesehatan > Prodi Kebidanan
Depositing User: Admin Repository Perpustakaan
Date Deposited: 02 Nov 2017 05:59
Last Modified: 16 May 2019 05:33
URI: http://repository.unjaya.ac.id/id/eprint/1149

Actions (login required)

View Item View Item