HUBUNGAN FAKTOR SOSIAL TERHADAP KEGAGALAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI 0-6 BULAN DI RSU PKU MUHAMMADIYAH BANTUL TAHUN 2010

Prastiwi Rihatwanti, - (2010) HUBUNGAN FAKTOR SOSIAL TERHADAP KEGAGALAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI 0-6 BULAN DI RSU PKU MUHAMMADIYAH BANTUL TAHUN 2010. Kebidanan, STIKES Jenderal Achmad Yani Yogyakarta. (Unpublished)

[img]
Preview
Text
Prastiwi Rihatwati_1308037_nonfull.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
Prastiwi Rihatwati_1308037_full.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (587kB)

Abstract

Latar Belakang : Perubahan sosial di tengah masyarakat dalam perkembangannya telah mendorong munculnya emansipasi wanita, gaya hidup modern, dan perubahan norma sosial di tengah masyarakat. Ketiga hal tersebut berdampak secara langsung kepada para wanita khususnya ibu dalam menyusui bayinya. Faktor-faktor yang mempengaruhi pola pemberian ASI adalah pengetahuan, pendidikan, dukungan keluarga, pekerjaan, sosial dan budaya masyarakat. Selama ini banyak ibu yang menyusui hanya sekedar melaksanakan kebiasaannya saja. Tidak hanya masyarakat awam saja, namun pada masyarakat modern dan berpengetahuan pun kadang belum mengerti akan keistimewaan dari menyusui, bahkan sekarang banyak wanita-wanita karir yang tidak mau menyusui karena dengan berbagai alasan pembenaran (Roesli, 2000 : 46). Tujuan penelitian:Mengetahui hubungan faktor sosial terhadap kegagalan pemberian ASI Eksklusif pada bayi 0-6 bulan di RSU PKU Muhammadiyah Bantul tahun 2010. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasi yaitu penelitian yang dilakukan untuk mengetahui gambaran tentang sesuatu secara obyektif dan mengetahui hubungan antar dua variabel (Notoatmodjo, 2005:142) dalam rangka dapat atau tidaknya hubungan antara tingkat pengetahuan ibu menyusui tentang ASI eksklusif dengan pola pemberian ASI. Penelitian dilakukan di di RSU PKU Muhammadiyah Bantul tahun 2010, dengan sampel sebanyak 60 orang. Hasil penelitian :Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sebagian besar faktor sosial (emansipasi wanita, gaya hidup moderen dan norma sosial di tengah masyarakat) terhadap kegagalan pemberian ASI eksklusif dalam kategori kuat yaitu sebanyak 39 orang (65,0%). Sebagian besar responden dengan kegagalan pemberian ASI eklusif sebanyak 35 orang (58,3%). Dibutktikan uji chi square, nilai 2  hitung sebesar 14,215 dengan nilai 2  tabel untuk (p<0,05), sebesar 3,840, nilai signifikansi 0,001 (p<0,05) Kesimpulan: Terdapat hubungan faktor sosial (Emansipasi wanita, Gaya hidup moderen dan Norma sosial di tengah masyarakat) terhadap kegagalan pemberian ASI eksklusif di RSU PKU Muhammadiyah Bantul tahun 2010. Saran Bagi ibu, supaya meningkatkan pengetahuannya tentang faktor sosial terhadap kegagalan pemberian ASI eksklusif pada bayi 0-6 bulan di RSU PKU Muhammadiyah Bantul.

Item Type: Other
Additional Information: Dosen Pembimbing 1 :Nani Kanari Dosen Pembimbing 2 :Ika Fitria
Uncontrolled Keywords: Faktor, Sosial, Kegagalan dan ASI Eksklusif
Subjects: Kebidanan > BA Balita & Anak
Kebidanan > BL Bayi Baru Lahir (BBL)
Divisions: Fakultas Kesehatan > Prodi Kebidanan
Depositing User: Admin Repository Perpustakaan
Date Deposited: 06 Nov 2017 07:42
Last Modified: 06 Nov 2017 07:42
URI: http://repository.unjaya.ac.id/id/eprint/1363

Actions (login required)

View Item View Item