HUBUNGAN ANTARA PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BAYI UMUR 7-12 BULAN DI BPS SRI MARTUTI PIYUNGAN BANTUL YOGYAKARTA TAHUN 2010

Anita Oktamaulia, - (2010) HUBUNGAN ANTARA PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BAYI UMUR 7-12 BULAN DI BPS SRI MARTUTI PIYUNGAN BANTUL YOGYAKARTA TAHUN 2010. Kebidanan, STIKES Jenderal Achmad Yani Yogyakarta. (Unpublished)

[img]
Preview
Text
Anita Oktamaulia_1307066_nonfull.pdf

Download (594kB) | Preview
[img] Text
Anita Oktamaulia_1307066_full.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (943kB)

Abstract

Pemberian makanan pendamping ASI adalah saat bayi secara bertahap mulai dibiasakan dengan makanan orang dewasa. Pada masa tersebut merupakan masa yang berbahaya bagi bayi sebab perilaku pemberian makanan pendamping ASI dapat menyebabkan meningkatnya resiko terjadinya diare ataupun penyakit lain yang mengakibatkan kematian. Perilaku pemberian makanan pendamping ASI yang baik meliputi perhatian terhadap kapan, apa dan bagaimana makanan pendamping ASI diberikan. Adanya praktik pemberian makanan selain ASI pada usia dini perlu mendapat perhatian serius, selain banyaknya resiko yang akan timbul sebenarnya pada usia tersebut kebutuhan zat gizi bayi sesungguhnya masih dapat seluruhnya dipenuhi dari ASI. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara Pemberian Makanan Pendamping ASI dengan kejadian Diare pada bayi umur 7- 12 bulan di BPS Srimartuti Piyungan Bantul Yogyakarta tahun 2010. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode observasional, dengan rancangan penelitian adalah croos sectional. Sampel ditentukan dengan menggunakan accidental sampling dari balita yang berkunjung ke BPS Sri Martuti dan dibedakan menjadi kelompok kasus dan kelompok kontrol yang ditetapkan sejumlah 34 responden. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis chi square. Hasil analisis data menunjukkan bahwa sebagian besar responden memberikan MP ASI dengan kategori cukup kepada bayinya yang berusia 7-12 bulan (41,2%), dengan bayi usia 7-12 bulan yang tidak mengalami diare (55,9%). Pengujian statistik diperoleh nilai χ2 hitung sebesar 7,635 dengan taraf signifikansi (p) 0,022 sehingga memberikan kesimpulan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pemberian MP ASI dengan kejadian diare pada bayi usia 7- 12 bulan di BPS Sri Martuti Piyungan Bantul. Kesimpulan yang dapat diambil adalah terdapat hubungan antara Pemberian Makanan Pendamping ASI dengan kejadian Diare pada bayi umur 7- 12 bulan di BPS Srimartuti Piyungan Bantul Yogyakarta tahun 2010, adanya pemberian MP ASI yang baik akan membantu bayi terhindar dari kejadian diare sedangkan pemberian MP ASI yang buruk dapat menyebabkan diare pada bayi usia 7-12 bulan.

Item Type: Other
Additional Information: Dosen pembimbing 1 :Tyas Yuni A Dosen PEmbimbing 2 :Endah Puji Astuti
Uncontrolled Keywords: Pemberian Makanan Pendamping ASI, Kejadian Diare pada Bayi Umur 7-12 Bulan, Analisis Chi Square
Subjects: Kebidanan > BA Balita & Anak
Divisions: Fakultas Kesehatan > Prodi Kebidanan
Depositing User: Admin Repository Perpustakaan
Date Deposited: 02 Nov 2017 08:19
Last Modified: 02 Nov 2017 08:19
URI: http://repository.unjaya.ac.id/id/eprint/1377

Actions (login required)

View Item View Item