HUBUNGAN MENOPAUSE DENGAN KEJADIAN FRAKTUR COLLUM FEMURALIS DI RSUD SLEMAN YOGYAKARTA TAHUN 2007-2011

Lela kurniasari, - and Ekawati, - and Tri Pitara Mahanggoro, - (2013) HUBUNGAN MENOPAUSE DENGAN KEJADIAN FRAKTUR COLLUM FEMURALIS DI RSUD SLEMAN YOGYAKARTA TAHUN 2007-2011. Kebidanan, STIKES Jenderal Achmad Yani Yogyakarta. (Unpublished)

[img]
Preview
Text
Lela Kurniasari_1309033_nonfull.pdf

Download (328kB) | Preview
[img] Text
Lela Kurniasari_1309033_full.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Latar Belakang: Menopause merupakan proses peralihan dari masa produktif menuju masa non produktif yang disebabkan berkurangnya hormon estrogen dan progesteron, sehingga tubuh mengalami ketidakseimbangan yang berdampak pada perubahan fisik dan psikologis. Selama menopause laju berkurangnya tulang meningkat. Wanita dengan massa tulang yang sedemikian kecilnya cenderung mengalami patah tulang bila terjatuh. Patahnya tulang karena kerapuhan atau osteoporosis sering terjadi pada pergelangan tangan, tulang belakang, tulang pinggul dan tulang paha (Fraktur Collum Femuralis). Berdasarkan data tahun 2011 di RSUD Sleman Yogyakarta diperoleh Pasien fraktur collum femuralis yang berjumlah 9 orang, 8 orang berusia >56 tahun dan 1 orang berusia 48 tahun. Penyebab terjadinya fraktur collum femuralis paling banyak dikarenakan trauma dengan tenaga yang ringan dan ada beberapa disebabkan karena kecelakaan. Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan antara menopause dengan kejadian Fraktur Collum Femuralis di RSUD Sleman Yogyakarta tahun 2007-2011. Metode Penelitian: Metode penelitian ini adalah survey analitik dengan menggunakan pendekatan retrospektif. Pengumpulan data menggunakan lembar format. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan total sampling. Data dianalisis menggunakan analisis Chi-Square. Hasil Penelitian: Ibu menopause yang mengalami fraktur collum femuralis sebanyak 17 orang (81,0%). Mayoritas fraktur collum femuralis terjadi karena benturan ringan sebanyak 14 orang (66,7%). Berdasarkan hasil uji statistik Chi- Square diperoleh p-value sebesar 0,022 < 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga ada hubungan yang signifikan antara menopause dengan kejadian fraktur collum femuralis di RSUD Sleman Yogyakarta. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara menopause dengan kejadian fraktur collum femuralis.

Item Type: Tugas Akhir
Additional Information: Dosen Pembimbing 1: Ekawati Dosen Pembimbing 2: Tri Pitara M
Uncontrolled Keywords: menopause, osteoporosis, fraktur collum femuralis.
Subjects: B Kebidanan (klasifikasi berdasar topik peminatan) > BR Kesehatan Reproduksi (Kespro)
Divisions: Program Studi > Prodi Kebidanan
Depositing User: Admin Repository Perpustakaan
Date Deposited: 15 Nov 2017 02:44
Last Modified: 21 May 2019 06:29
URI: http://repository.unjaya.ac.id/id/eprint/1518

Actions (login required)

View Item View Item