KARAKTERISTIK AKSEPTOR KB SUNTIK YANG MENGALAMI PENINGKATAN BERAT BADAN DI BPS SUDARIYAH MURANGAN TRIHARJO SLEMAN YOGYAKARTA

Desi Noviana, - (2013) KARAKTERISTIK AKSEPTOR KB SUNTIK YANG MENGALAMI PENINGKATAN BERAT BADAN DI BPS SUDARIYAH MURANGAN TRIHARJO SLEMAN YOGYAKARTA. Kebidanan, STIKES Jenderal Achmad Yani Yogyakarta. (Unpublished)

[img]
Preview
Text
Desi Noviana_1310160_nonfull.compressed.pdf

Download (295kB) | Preview
[img] Text
Desi Noviana_1310160_full-ilovepdf-compressed.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Latar Belakang : Angka Kematian Ibu tahun 2007 mencapai 228/100.000 kelahiran hidup, hal ini disebabkan oleh terlalu muda, terlalu tua, terlalu sering, dan terlalu banyak. Jumlah penduduk Indonesia pada tahun 2013 adalah 257 juta dengan pertumbuhan penduduk 1,49 persen per tahun. Program Keluarga Berencana merupakan program penting untuk dapat menekan kenaikan jumlah atau angka penduduk di Indonesia, karena pertumbuhan penduduk di Indonesia cukup pesat. Program Keluarga Berencana di Indonesia cukup banyak, salah satu program Keluarga Berencana yang paling banyak menjadi pilihan ibu –ibu adalah kontrasepsi suntik. Namun kontrasepsi suntik mempunyai banyak efek samping, dan yang paling banyak ibu alami adalah peningkatan berat badan dan jika dibiarkan akan mengakibatkan obesitas. Berdasarkan studi pendahuluan pada tanggal 6-8 April 2013 terdapat 6 akseptor suntik, 5 orang mengalami peningkatan berat badan sebanyak 1-2 Kg per 3 bulan, usia 20-35 tahun, rata-rata jumlah anak >2 orang, pekerjaan ibu rumah tangga. Tujuan : Untuk mengetahui karakteristik akseptor KB yang mengalami peningkatan berat badan, meliputi umur, pendidikan, pekerjaan, paritas, lama pemakaian KB suntik, dan pendapatan keluarga. Metode : Penelitian ini merupakan jenis penelitian descriptive kuantitatif , pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling, dengan jumlah responden 48, alat pengambilan sampel dengan angket dan analisa data menggunakan persentase. Hasil Penelitian : Berdasarkan hasil penelitian sebagian besar responden yang mengalami peningkatan berat badan akibat KB suntik yaitu dengan karakteristik umur 20-35 tahun sebesar (77,1 %), pendidikan SMA sebesar (91,7 %), pekerjaan sebagai ibu rumah tangga sebesar (64,6 %), paritas 2 kali sebesar (45,8 %), lama pemakaian KB suntik 12-36 bulan sebesar (60,4%), dan pendapatan di bawah UMR sebesar ( 66,7%). Kesimpulan : Karakteristik akseptor KB suntik yang mengalami peningkatan berat badan umur 20-35 tahun, pendidikan SMA, pekerjaan sebagai ibu rumah tangga, paritas 2 kali, lama pemakaian KB suntik 12-36 bulan, dan pendapatan di bawah UMR. Dengan demikian diharapkan akseptor dapat memilih KB yang sesuai dengan umur dan kondisi tubuh supaya tidak terjadi obesitas.

Item Type: Tugas Akhir
Additional Information: Dosen Pembimbing 1: Endang Rostiati
Uncontrolled Keywords: Karakteristik, KB suntik, umur, pendidikan, pekerjaan, paritas, lama pemakaian KB suntik dan pendapata
Subjects: B Kebidanan (klasifikasi berdasar topik peminatan) > BB Keluarga Berencana(KB)
Divisions: Program Studi > Prodi Kebidanan
Depositing User: Admin Repository Perpustakaan
Date Deposited: 16 Nov 2017 04:32
Last Modified: 16 Nov 2017 04:32
URI: http://repository.unjaya.ac.id/id/eprint/1751

Actions (login required)

View Item View Item