FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU KONSUMSI MINUMAN KERAS PADA MASYARAKAT DI KAMPUNG PAJEKSAN KELURAHAN SOSROMENDURAN KECAMATAN GEDONGTENGEN KOTAMADYA YOGYAKARTA

A.G. Falanoe Lutfi, - and Wenny Savitri, - (2011) FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU KONSUMSI MINUMAN KERAS PADA MASYARAKAT DI KAMPUNG PAJEKSAN KELURAHAN SOSROMENDURAN KECAMATAN GEDONGTENGEN KOTAMADYA YOGYAKARTA. Post-Doctoral thesis, STIKES JENDERAL ACHMAD YANI YOGYAKARTA.

[img] Text
AG Falanoe Lutfi_3207002_full.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
AG Falanoe Lutfi_3207002_nonfull.pdf

Download (640kB) | Preview

Abstract

Latar Belakang: Miras adalah jenis minuman yang mengandung alkohol, tidak peduli berapa kadar alkohol di dalamnya. Pemakaian miras dapat menimbulkan gangguan mental organik (GMO), yaitu gangguan pada fungsi berfikir, perasaan, dan perilaku. Timbulnya ganggguan mental organik ini karena reaksi langsung alkohol pada sel-sel saraf pusat (otak), karena sifat adiktif dari alkohol ini, orang yang meminumnya lama-kelamaan tanpa disadari akan menambah takaran/dosis, sampai pada dosis keracunan/ intoksikasi atau mabuk. Tujuan Penelitian: Mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku konsumsi minuman keras pada masyarakat di Kampung Pajeksan Kotamadya Yogyakarta tahun 2011. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif survei dengan pendekatan yang digunakan adalah cross sectional yang dilaksanakan di Kampung Pajeksan Kelurahan Sosromenduran Kecamatan Gedongtengen Kotamadya Yogyakarta Tahun 2011. Teknik penentuan sampel pada penelitian ini dengan menggunakan metode non-probability sampling/ snowball sampling, yaitu teknik penentuan sampel yang mula-mula jumlahnya kecil, kemudian membesar. Sampel pada penelitian ini sebanyak 42 responden. Teknik analisa data pada penelitian ini menggunakan rumus Kendall Tau. Hasil Penelitian: Berdasarkan hasil penelitian dari 42 responden didapatkan data mengenai perilaku konsumsi minuman keras pada masyarakat Kampung Pajeksan 47,6% yaitu mulai diperhatikan. Hasil cross tabulasi menunjukkan responden dengan faktor predisposisi sebagian besar masuk kategori sedang sebanyak 69,0%. Hasil cross tabulasi responden dengan faktor pendukung sebagian besar masuk kategori sedang sebanyak 66,7%. Hasil cross tabulasi responden dengan faktor pendorong sebagian besar masuk kategori sedang sebanyak 73,8%. Hasil uji Kendall Tau pada faktor predisposisi diperoleh P-value 0,000< α(0,05), faktor pendukung diperoleh p-value 0,000< α(0,05), faktor pendorong P-value 0,000< α(0,05). Jadi dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara faktor predisposisi, faktor pendukung, dan faktor pendorong dengan perilaku konsumsi minuman keras pada masyarakat Kampung Pajeksan. Simpulan: Ada hubungan yang signifikan antara faktor predisposisi, faktor pendukung, dan faktor pendorong dengan perilaku mengkonsumsi minuman keras di Kampung Pajeksan Kelurahan Sosromenduran Kecamatan Gedongtengen Kotamadya Yogyakarta Tahun 2011. Kata Kunci: Konsumsi minuman keras, minuman keras.

Item Type: Thesis (Post-Doctoral)
Uncontrolled Keywords: Konsumsi minuman keras, minuman keras.
Subjects: P Ilmu Keperawatan(klasifikasi berdasar departemen) > PK Keperawatan Komunitas dan Keluarga
Divisions: Program Studi > Prodi Ilmu Keperawatan
Depositing User: Tati Adityanti
Date Deposited: 16 Aug 2016 02:01
Last Modified: 14 Feb 2019 08:28
URI: http://repository.unjaya.ac.id/id/eprint/18

Actions (login required)

View Item View Item