HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG PAP SMEAR DENGAN PERILAKU MELAKUKAN PEMERIKSAAN PAP SMEAR PADA PASANGAN USIA SUBUR DI DESA SINDUHARJO NGAGLIK SLEMAN

Siti Ragil Hardini, - and Ekawati, - and Tri Pitara Mahanggoro, - (2013) HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG PAP SMEAR DENGAN PERILAKU MELAKUKAN PEMERIKSAAN PAP SMEAR PADA PASANGAN USIA SUBUR DI DESA SINDUHARJO NGAGLIK SLEMAN. Kebidanan, STIKES Jenderal Achmad Yani Yogyakarta. (Unpublished)

[img]
Preview
Text
Siti Ragil Hardini_1309036_nonfull.pdf

Download (382kB) | Preview
[img] Text
Siti Ragil Hardini_1309036_full.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang: Diperkirakan di Indonesia sekitar 90-100 kasus kanker baru di antara 100.000 penduduk per tahun atau sekitar 180.000 kasus baru per tahun (Handayani, 2009). Menurut Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS) Indonesia 2005, dari 5 provinsi secara urutan kasus kejadian kanker serviks yaitu Provinsi Jawa Timur, Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Jawa Barat, Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Pap smear telah terbukti sangat bermanfaat bagi penemuan dini kanker serviks sejak tahap prakanker. Salah satu faktor yang mempengaruhi pelaksanaan pemeriksaan pap smear adalah pengetahuan. Pengetahuan sangat berpengaruh terhadap sikap, motivasi, kesadaran dan perilaku wanita terhadap pemeriksaan pap smear. Tujuan: diketahuinya hubungan antara pengetahuan tentang pap smear pada pasangan usia subur dengan perilaku melakukan pemeriksaan pap smear di Desa Sinduharjo Ngaglik Sleman Tahun 2012. Metode Penelitian: penelitian ini merupakan penelitian analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dengan metode purposive sampling. Sampel penelitian ini adalah pasangan usia subur di Desa Sinduharjo Kecamatan Ngaglik Sleman berjumlah 96 responden. Analisis data digunakan uji chi square. Hasil: Tingkat pengetahuan pada pasangan usia subur tentang pap smear di Desa induharjo Ngaglik Sleman Tahun 2012 sebagian besar adalah kurang sebanyak 37 orang (38,5%). Sebagian besar pasangan usia subur di di Desa Sinduharjo Ngaglik Sleman tidak melakukan pemeriksaan pap smear sebanyak 65 orang (67,7%). hasil uji chi square diperoleh nilai p sebesar 0,000 < 0,05 dan nilai koefisien kontingensi yang sebesar 0,414. Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang pap smear dengan perilaku melakukan pemeriksaan pap smear pada pasangan usia subur di Desa Sinduharjo Ngaglik Sleman.

Item Type: Tugas Akhir
Additional Information: Dosen Pembimbing 1: Ekawati Dosen Pembimbing 2: Tri Pitara
Uncontrolled Keywords: pengetahuan, perilaku melakukan pemeriksaan pap smear.
Subjects: B Kebidanan (klasifikasi berdasar topik peminatan) > BR Kesehatan Reproduksi (Kespro)
Divisions: Program Studi > Prodi Kebidanan
Depositing User: Admin Repository Perpustakaan
Date Deposited: 15 Nov 2017 07:40
Last Modified: 21 May 2019 06:52
URI: http://repository.unjaya.ac.id/id/eprint/1875

Actions (login required)

View Item View Item