GAMBARAN PENANGANAN EFEK SAMPING KB SUNTIK OLEH AKSEPTOR DI BPM APPI AMELIA BIBIS BANGUNJIWO KASIHAN BANTUL

Hendriana Lestari Pradina, - and Endang Rostiati, - (2014) GAMBARAN PENANGANAN EFEK SAMPING KB SUNTIK OLEH AKSEPTOR DI BPM APPI AMELIA BIBIS BANGUNJIWO KASIHAN BANTUL. Kebidanan, STIKES Jenderal Achmad Yani Yogyakarta. (Unpublished)

[img] Text
Hendriana Lestari_1311129_full.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)
[img]
Preview
Text
Hendriana Lestari_1311129_abstrak.pdf

Download (241kB) | Preview

Abstract

Latar BelakangL Data SDKI 2010-2012, prevalensi pemakaian kontrasepsi suntik di Indonesia 46,8%. Pemberian kontrasepsi suntikan sering menimbulkan gangguan dan biasanya bersifat sementara serta tidak menggangu kesehatan. Keluhan gangguan haid lebih dominan daripada yang lain (30%) meliputi amenorea, spoting (bercak merah) dan menoragia, dan dijumpai pula keluhan mual, sakit kepala (<1-17%) (pusing), galaktorea (90%), perubahan berat badan (7-9%). Studi pendahuluan di BPM Appi Amelia menunjukan 60% dari akseptor KB suntik menyatakan keluhan kenaikan berat badan dan terganggunya silus menstruasi. Tujuan Penelitian: Mengetahui gambaran penanganan efek samping KB suntik oleh akseptor di BPM Appi Amelia Bibis Bangunjiwo Kasihan Bantul. Metode Penelitian: Kenis penelitian deskriptif. Dalam penelitian ini di peroleh sebanyak 65 akseptor KB suntik DMPA. Instrumen penelitian adalah kuesioner dan hasil penelitian dinalisis dengan distribusi frekuensi relatif atau prosentase. Hasil Penelitian: Penanganan efek samping pola haid mayoritas kategori baik (73,8%), depsresi mayoritas kategori baik (58,5%), keputihan mayoritas kategori baik (49,2%), Jerawat mayoritas kategori cukup (47,7%), perubahan libido mayoritas kategori cukup (53,8%), perubahan berat badan mayoritas kategori baik (69,2%), sakit kepala mayoritas kategori cukup (49,2%), hematoma mayoritas kategori cukup (41,5%), infeksi dan abses mayoritas kategori baik (61,5%). Secara keseluruhan penanganan efek samping KB Suntik mayoritas adalah kategori cukup (44,6%). Kesimpulan: Penanganan efek samping KB suntik oleh akseptor di BPM Appi Amelia Bangunjiwo Kasihan BAntul adalah kategori cukup. Bidan perlu meningkatkan pemberian konseling secara mendalam agar akseptor KB suntik bisa menerima informasi dan menerapkannya, agar akseptor KB suntik tidak mengalami drop out dalam menggunakan KB suntik

Item Type: Other
Additional Information: Dosen Pembimbing: Endang Rostiati
Uncontrolled Keywords: Akseptor KB, efek samping
Subjects: Kebidanan > BB Keluarga Berencana(KB)
Divisions: Fakultas Kesehatan > Prodi Kebidanan
Depositing User: Admin Repository Perpustakaan
Date Deposited: 12 Jul 2018 03:37
Last Modified: 12 Jul 2018 03:37
URI: http://repository.unjaya.ac.id/id/eprint/1998

Actions (login required)

View Item View Item