GAMBARAN SIKAP PASANGAN USIA SUBUR (PUS) TENTANG ALAT KONTRASEPSI TUBEKTOMI DI DUSUN DENOKAN, MAGUWOHARJO, DEPOK, SLEMAN

Siti Mulyani, - (2017) GAMBARAN SIKAP PASANGAN USIA SUBUR (PUS) TENTANG ALAT KONTRASEPSI TUBEKTOMI DI DUSUN DENOKAN, MAGUWOHARJO, DEPOK, SLEMAN. Kebidanan, STIKES Jenderal Achmad Yani Yogyakarta. (Unpublished)

[img] Text
SITI MULYANI_1114125_FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
SITI MULYANI_1114125_pisah.pdf

Download (661kB) | Preview

Abstract

LatarBelakang: Partisipasi keluarga berencana yaitu keikut sertaan istri dalam program keluarga berencana di Indonesia sudah baik, namun keikut sertaan pasangan untuk melakukan kontrasepsi dengan metode kontrasepsi jangka panjang masih sedikit, wanita usia subur yang sudah memiliki anak banyak tidak menggunakan kontrasepsi apapun seperti contoh kontrasepsi permanen tubektomi atau orang awam menyebutnya Seterilisasi. Hasil studi pendahuluan diperoleh data bahwa pasangan usia susbur (PUS) di dusun Denokan, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 152 orang. TujuanPenelitian: Mengetahui gambaran sikap pasangan usia subur (PUS) tentang alat kontrasepsi Tubektomi (MOW) di Dusun Denokan, Maguwoharjo, Depok, Sleman. MetodePenelitian: Jenis Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sempel penelitian sebanyak 76 responden wanita pada pasangan usia subur (PUS) dengan menggunakan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Populasi yang di ambil adalah wanita usia subur yang sudah menggunakan KB atau belum, memiliki anak >2. Instrument penbelitian menggunakan kuesioner sebanyak 19 pertanyaan. Data kemudian dianalisis menggunakan rumus Univariant. HasilPenelitian: Hasil penelitian diperoleh sikap pasangan usia subur (PUS) tentang kontrasepsi tubektomi adalah mendukung yaitu 46 responden (60,5%), sikap PUS berdasarkan aspek kognitif yaitu mendukung dengan 44 responden (57.9%), sikap PUS berdasarkan aspek afektif yaitu mendukung dengan 39 responden (51.3%), dan sikap PUS berdasarkan aspek konatif yaitu mendukung dengan 45 responden (59,2%). Kesimpulan: Sebaiknya petugas kesehatan lebih aktif dalam memberikan sosialisasi kepada pasangan usia subur (PUS) tentang metode kontrasepsi jangka panjang yang sudah diprogramkan oleh pemerintah.

Item Type: Other
Additional Information: Dosen Pembimbing: Ekawati, S.SiT, M.Kes
Uncontrolled Keywords: Sikap, Pasangan usia subur (PUS), Keluarga Berencana.
Subjects: Kebidanan > BB Keluarga Berencana(KB)
Divisions: Fakultas Kesehatan > Prodi Kebidanan
Depositing User: Admin Repository Perpustakaan
Date Deposited: 06 Nov 2017 08:31
Last Modified: 06 Nov 2017 08:31
URI: http://repository.unjaya.ac.id/id/eprint/2455

Actions (login required)

View Item View Item