TINJAUAN PELAKSANAAN SISTEM RUJUKAN PASIEN BPJS DI PUSKESMAS GAMPING I SLEMAN YOGYAKARTA TAHUN 2017

Nining Talib, - (2017) TINJAUAN PELAKSANAAN SISTEM RUJUKAN PASIEN BPJS DI PUSKESMAS GAMPING I SLEMAN YOGYAKARTA TAHUN 2017. Perekam dan Informasi Kesehatan, STIKES Jenderal Achmad Yani Yogyakarta. (Unpublished)

[img]
Preview
Text
NINING TALIB (1314090)nonfull.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
NINING TALIB (1314090)full.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Latar belakang: Pelayanan kesehatan dilaksanakan secara berjenjang dimulai dari pelayanan kesehatan tingkat pertama, pelayanan kesehatan tingkat kedua (rumah sakit umum kabupaten/kota) hanya dapat diberikan atas rujukan dari pelayanan kesehatan tingkat pertama, pelayanan kesehatan tingkat ketiga (rumah sakit umum propinsi/pusat) hanya dapat di berikan atas rujukan dari pelayanan kesehatan tingkat kedua atau tingkat pertama, kecuali pada keadaan gawat darurat, kekhususan permasalahan aturan BPJS Kesehatan. Tujuan: Meninjau proses pelaksanaan sistem rujukan pasien BPJS di Puskesmas Gamping 1 Sleman Yogyakarta tahun 2017. Metodologi Penelitian: Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian dekriptif dengan pendekatan kuanlitatif, Rancangan penelitian menggunakan cross secsional karena pengumpulan data dilakukan secara bersamaan dalam satu periode waktu. Alat pengumpulan data dalam penulisan ini yaitu observasi, wawancara, dan studi dokumen mengenai proses pelaksanaan rujukan pasien BPJS. Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Gamping 1 Sleman Yogyakarta, yang beralamatkan di Jl. Delingsari, Ambarketawang, Sleman, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa 55294, Indonesia. Hasil: Aspek kebikana pelaksanaan sistem rujukan berdasarkan Peraturan Gubernur DIY No 59 tahun 2012, jumlah dokter yang memberikan pelayanan di Puskesmas yaitu 3 dokter umum dan 1 dokter gigi, ketersediaan obat-obatan belum cukup lengkap terutama untuk obat prolanis dan penyakit batuk, fasilitas alat kesehatan sudah cukup lengkap untuk melakukan pemeriksaan dan masih banyak pasien yang meminta rujukan tanpa indikasi, tetapi dokter tidak memberikan rujukan selama pasien masih bisa di tangani di Faskes tingkat pertama. Kesimpulan: Implementasi aspek kebijakan sistem rujukan di Puskesmas Gamping I Sleman Yogyakarta, belum berjalan dengan baik dilihat dari tingginya rasio rujukan ke fasilitas kesehatan tingkat II, yang mencapai 91,5% yang melebihi dari standar ketetapan BPJS yaitu 15%, ketersediaan dokter telah memenuhi standar SDM yaitu 3 dokter umum dan 1 dokter gigi, ketersediaan obat-obatan belum lengkap terutama obat untuk penyakit kronis dan batuk, ketersediaan fasilitas alat kesehatan sudah cukup lengkap untuk melakukan pemeriksaan dan masih banyak pasien yang meminta rujukan tanpa indikasi dari dokter.

Item Type: Other
Additional Information: Dosen Pembimbing: Laili Rahmatul Ilmi
Uncontrolled Keywords: BPJS Kesehatan, Sistem Rujukan
Subjects: Perekam Medis & Informasi Kesehatan > RU Manajemen Unit Kerja Rekam Medis
Divisions: Fakultas Kesehatan > Prodi Perekam Medis dan Informasi Kesehatan
Depositing User: Admin Repository Perpustakaan
Date Deposited: 09 Nov 2017 03:24
Last Modified: 09 Nov 2017 04:07
URI: http://repository.unjaya.ac.id/id/eprint/2479

Actions (login required)

View Item View Item