FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA ASFIKSIA NEONATORUM DI RSUD SLEMAN YOGYAKARTA TAHUN 2014

Riqoh Fatmala Dewi, - (2015) FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA ASFIKSIA NEONATORUM DI RSUD SLEMAN YOGYAKARTA TAHUN 2014. UNSPECIFIED. (Unpublished)

[img] Text
Riqoh Fatmala Dewi_1112173_full.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img]
Preview
Text
Riqoh Fatmala Dewi_1112173_nonfull resize.pdf

Download (175kB) | Preview

Abstract

Latar Belakang: Angka kematian neonatus di Indonesia masih cukup tinggi yaitu sebanyak 19 kematian per 1000 kelahiran hidup, 27% penyebab kematian nonatus tersebut yaitu asfiksia neonatorum. Asfiksia dapat menyebabkan suplai oksigen ke tubuh janin menjadi terlambat, jika berlangsung terlalu lama dapat menimbulkan perdarahn otak, kerusakan otak, dan keterlambatan tumbuh kembang. Penyebab tertinggi kematian neonatus di DIY adalah asfiksia neonatorum. Asfiksia neonatorum adalah keadaan dimana bayi tidak dapat segera bernafas secara spontan dan teratur setelah lahir. Faktor penyebab terjadinya asfiksia neonatorum terdiri dari tiga faktor yaitu faktor ibu, faktor tali pusat, dan faktor bayi. Asfiksia neonatorum merupakan penyebab utama kematian bayi di Kabupaten Sleman. Dari data studi pendahuluan yang dilakukan di RSUD Sleman didapatkan data bayi yang mengalami asfiksia neonatorum yaitu sebanyak 388 bayi (24,50%). Tujuan: Mengetahui faktor penyebab terjadinya asfiksia neonatorum di RSUD Sleman pada tahun 2014. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, pengambilan sampel dengan metode purposive sampling, jumlah sampel dalam penelitian berjumlah 80 responden, analisis data menggunakan analisis univariat. Hasil: Bayi yang mengalami asfiksia neonatorum paling banyak disebabkan oleh faktor bayi yaitu sebanyak 60 responden (75%), berdasarkan faktor ibu yang tertinggi adalah preeklamsia dan eklamsia yaitu sebanyak 7 responden (41,2%), berdasarkan faktor tali pusat adalah lilitan tali pusat yaitu sebanyak 3 responden (100%), berdasarkan faktor bayi yang tertinggi adalah persalinan dengan tindakan yaitu sebanyak 28 responden (46,6%). Kesimpulan: Faktor penyebab terjadinya asfiksia neonatorum mayoritas disebabkan oleh faktor bayi, berdasarkan faktor ibu mayoritas dikarenakan preeklamsia dan eklamsia, berdasarkan faktor tali pusat dikarenakan lilitan tali pusat, berdasarkan faktor bayi mayoritas dikarenakan persalinan dengan tindakan.

Item Type: Other
Additional Information: Dosen Pembimbing Ratna Prahesti, S.ST
Uncontrolled Keywords: Asfiksia neonatorum, Bayi baru lahir, Causes of neonatal asphyxia
Subjects: B Kebidanan (klasifikasi berdasar topik peminatan) > BN Nifas
Divisions: Program Studi > Prodi Kebidanan
Depositing User: Admin Repository Perpustakaan
Date Deposited: 11 Nov 2016 10:02
Last Modified: 20 Nov 2017 01:55
URI: http://repository.unjaya.ac.id/id/eprint/251

Actions (login required)

View Item View Item