HUBUNGAN PERAN KELUARGA SEBAGAI PENGAWAS MINUM OBAT DENGAN KEPATUHAN PENDERITA TUBERKULOSIS PARU DALAM MINUM OBAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PIYUNGAN KABUPATEN BANTUL

Fatih Muhammad Nursito, - and Wenny Savitri, - and Miftafu Darussalam, - (2016) HUBUNGAN PERAN KELUARGA SEBAGAI PENGAWAS MINUM OBAT DENGAN KEPATUHAN PENDERITA TUBERKULOSIS PARU DALAM MINUM OBAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PIYUNGAN KABUPATEN BANTUL. Post-Doctoral thesis, STIKES Jenderal Achmad Yani Yogyakara.

[img]
Preview
Text
Fatih Muhammad Nursito_2212081_nonfull.pdf

Download (945kB) | Preview
[img] Text
Fatih Muhammad Nursito_2212081_full.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Latar Belakang: Penyakit TB merupakan penyakit infeksi kronis yang terutama menyerang paru-paru namun bisa juga menyerang organ-organ lain. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberculosis. Penyakit ini memerlukan pengobatan yang adekuat agar tidak menular ke orang disekitarnya. Waktu pengobatan yang cukup lama yaitu sekitar 2-6 bulan. Hal ini berisiko apabila penderita tidak patuh minum obat atau putus obat, justru akan mengakibatkan kekebalan ganda kuman TB terhadap obat anti tuberkulosis. Program pengobatan TB dilaksanakan dengan strategi DOTS yaitu pengawasan langsung minum obat oleh seorang PMO keluarga yang berperan mengawasi, memotivasi, dan mendampingi penderita selama minum obat sampai dinyatakan sembuh. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan peran peluarga sebagai pengawas minum obat dengan kepatuhan penderita tuberkulosis paru dalam minum obat di Wilayah Kerja Puskesmas Piyungan Kabupaten Bantul. Metode: Metode penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan rancangan cross sectional dan menggunakan total sampling. Responden pada penelitian ini berjumlah 25 responden yaitu penderita TB paru pengobatan kategori I. Pengambilan data menggunakan lembar kuesioner yang kemudian di analisis menggunakan uji statistik bivariat rank spearman. Hasil: Hasil penelitian ini diperoleh nilai ρ= 0,002 (<0,05) dan koefisien korelasinya 0,600 yang berarti ada hubungan yang kuat antara peran keluarga sebagai pengawas minum obat (PMO) dengan kepatuhan minum obat pada penderita TB. Pola hubungan yang terjadi adalah berpola positif artinya semakin baik peran PMO keluarga maka akan semakin tinggi pula kepatuhan penderita TB dalam minum obat. Simpulan: Ada hubungan yang kuat antara peran keluarga sebagai pengawas minum obat (PMO) dengan kepatuhan penderita TB paru dalam minum obat di wilayah kerja Puskesmas Piyungan Kabupaten Bantul

Item Type: Thesis (Post-Doctoral)
Additional Information: Dosen pembimbing 1 :Wenny Savitri Dosen Pembimbing 2 :Miftafu darussalam
Uncontrolled Keywords: Peran keluarga, PMO, Kepatuhan minum obat, TB paru
Subjects: P Ilmu Keperawatan(klasifikasi berdasar departemen) > PK Keperawatan Komunitas dan Keluarga
Divisions: Program Studi > Prodi Ilmu Keperawatan
Depositing User: Admin Repository Perpustakaan
Date Deposited: 21 Nov 2017 01:59
Last Modified: 21 Feb 2019 07:46
URI: http://repository.unjaya.ac.id/id/eprint/2594

Actions (login required)

View Item View Item