HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DAN MOTIVASI DIRI DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI RSUD PANEMBAHAN SENOPATI, PUSKESMAS SEWON I DAN II BANTUL

Nindya Octaswari, - and Dewi Utari, - and Ferianto, - (2015) HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DAN MOTIVASI DIRI DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI RSUD PANEMBAHAN SENOPATI, PUSKESMAS SEWON I DAN II BANTUL. Post-Doctoral thesis, STIKES Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.

[img] Text
Nindya Octaswari_3211090_full.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[img]
Preview
Text
Nindya Octaswari_3211090_nonfull.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Latar Belakang : Tuberkulosis (TB) paru adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri mycobacterium tuberculosis dan merupakan penyebab kematian urutan kedua di dunia. Pengobatan TB memerlukan waktu selama 6-9 bulan, sehingga banyak penderita TB yang mengalami drop out atau putus obat. Salah satu faktor untuk mencegah drop out adalah motivasi. Motivasi adalah kekuatan yang akan menggerakan seseorang untuk mencapai tujuannya. Selain itu, penderita TB juga membutuhkan dukungan sosial untuk menurunkan beban psikologis. Dukungan sosial dapat memengaruhi tingkah laku seseorang seperti penurunan rasa cemas, tidak berdaya dan putus asa. Tujuan Penelitian : Diketahuinya hubungan antara dukungan sosial dan motivasi diri dengan kepatuhan minum obat pasien TB paru. Metode Penelitian : Rancangan penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel yang digunakan 19 responden dengan teknik total sampling, dari Rumah Sakit Panembahan Senopati, Puskesmas Sewon I dan II Bantul. Analisis data menggunakan fisher exact test dan kolmogorovsmirnov. Hasil : Mayoritas responden dalam penelitian ini patuh pada pengobatan TB (78.9%), mempunyai motivasi baik (78.9%), dan mendapatkan dukungan sosial yang tinggi (84.2%). Hasil analisis bivariat yaitu ada hubungan antara dukungan sosial dengan kepatuhan minum obat pasien TB paru dengan nilai p 0.004. Sedangkan untuk motivasi dengan kepatuhan didapatkan nilai p 0.989 sehingga tidak ada hubungan antara motivasi diri dengan kepatuhan minum obat penderita TB paru. Kesimpulan : Dukungan sosial memengaruhi kepatuhan minum obat penderita TB paru, sedangkan motivasi diri tidak memengaruhi kepatuhan seseorang dalam meminum obat TB paru.

Item Type: Thesis (Post-Doctoral)
Uncontrolled Keywords: Tuberkulosis paru, Dukungan sosial, Motivasi diri, Kepatuhan minum obat
Subjects: P Ilmu Keperawatan(klasifikasi berdasar departemen) > PD Keperawatan Dasar (termasuk di dalamnya manajemen keperawatan)
P Ilmu Keperawatan(klasifikasi berdasar departemen) > PK Keperawatan Komunitas dan Keluarga
Divisions: Program Studi > Prodi Ilmu Keperawatan
Depositing User: Admin Repository Perpustakaan
Date Deposited: 24 Nov 2017 04:06
Last Modified: 14 Jan 2019 08:05
URI: http://repository.unjaya.ac.id/id/eprint/2682

Actions (login required)

View Item View Item