TINGKAT KECEMASAN PASIEN AKUT MIOKARD INFARK DI RSUD PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL YOGYAKARTA

Wahyu Widayat, - (2015) TINGKAT KECEMASAN PASIEN AKUT MIOKARD INFARK DI RSUD PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL YOGYAKARTA. Post-Doctoral thesis, STIKES Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.

[img] Text
Wahyu Widayat_3211070_full.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)
[img]
Preview
Text
Wahyu Widayat_3211070_nonfull.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Latar Belakang:. Kecemasan sering terjadi pada pasien dengan sindrom koroner akut maupun penyakit kardiovaskuler lainnya. Meskipun prevalensinya cukup tinggi, kondisi psikiatrik ini sering tidak disadari oleh petugas kesehatan dan tidak mendapatkan penanganan selama berbulan-bulan hingga bertahun-tahun. Hal ini tentu dapat berpengaruh terhadap kualitas hidup pasien. Tujuan Penelitian:. Mengetahui gambaran tingkat kecemasan pasien akut miokard infark di RSUD Panembahan Senopati Bantul, Yogyakarta. Metode Penelitian: Penelitian ini adalah kuantitatif non-experiment dengan desain penelitian deskriptif. Jumlah sampel yang diperoleh sebanyak 30 pasien dengan teknik sampling yang digunakan adalah teknik kuota sampling. Analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil Penelitian: Tigkat cemas ringan (10,0%), cemas sedang (13,3%), cemas berat (66,7%), dan panik (10,0%). Pada perempuan yang mengalami tingkat kecemasan berat sebanyak (36,67%) pada laki-laki yang mengalami kecemasan berat sebanyak (30,0%). Pada usia lansia yang mengalami tingkat kecemasan berat sebanyak (46,67%). Pada pasien yang bekerja mengalami tingkat kecemasan berat sebanyak (46,67%) pada responden tidak bekerja yang mengalami tingkat kecemasan berat sebanyak (20,0%). Pada pasien tamat SD yang mengalami tingkat kecemasan berat (40,0%) dan SMP (13,33%) serta tamat SMA (10,0%) dan Sarjana (3,33%). Pasien dengan serangan AMI sekali mengalami kecemasan berat sebanyak (36,67%) dan pada serangan AMI berulang yang mengalami kecemasan berat sebanyak (30,0%). Pada pasien nyeri sangat mengganggu tingkat kecemasan berat sebanyak (46,67%). Pada pasien takikardi yang mengalami tingkat kecemasan berat (40,0%) dan bradikardi (13,33%). Pada pasien yang di IGD yang mengalami tingkat panik sebanyak (6,67%). Kesimpulan: Sebagian besar tingkat kecemasan pasien akut miokard infark di RSUD Panembahan Senopati Bantul, Yogyakarta dalam kategori berat (66,7%).

Item Type: Thesis (Post-Doctoral)
Additional Information: Dosen Pembimbing 1: Muhamat Nofiyanto., M.Kep Dosen Pembimbing 2: R. Anggono Joko Prasojo., S.Kep. Ns
Uncontrolled Keywords: Kecemasan, Akut Miokard Infark, Nyeri
Subjects: P Ilmu Keperawatan(klasifikasi berdasar departemen) > PK Keperawatan Komunitas dan Keluarga
P Ilmu Keperawatan(klasifikasi berdasar departemen) > PR Keperawatan Gawat Darurat dan Kritis
Divisions: Program Studi > Prodi Ilmu Keperawatan
Depositing User: Admin Repository Perpustakaan
Date Deposited: 27 Nov 2017 01:37
Last Modified: 27 Nov 2017 01:37
URI: http://repository.unjaya.ac.id/id/eprint/2699

Actions (login required)

View Item View Item