HUBUNGAN ANTARA BERAT BADAN LAHIR DENGAN KEJADIAN RUPTUR PERINEUM PADA PERSALINAN PERVAGINAM DI RB AMANDA AMBARKETAWANG GAMPING PERIODE MEI 2011

Dian Pratiwi Irvan, - and Dwiyatmi Prihartini, - and Ika Fitria Ayuningtyas, - (2011) HUBUNGAN ANTARA BERAT BADAN LAHIR DENGAN KEJADIAN RUPTUR PERINEUM PADA PERSALINAN PERVAGINAM DI RB AMANDA AMBARKETAWANG GAMPING PERIODE MEI 2011. Kebidanan, STIKES A. Yani Yogyakarta. (Unpublished)

[img] Text (KTI Full)
Dian Pratiwi (1308164).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text (KTI Nonfull)
Dian Pratiwi_1308164_nonfull.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Latar Belakang: AKI di Indonesia saat ini masih cukup tinggi yaitu 228/100.000 kelahiran hidup, perdarahan postpartum menjadi penyebab utama 40% kematian ibu di Indonesia, yang salah satunya disebabkan oleh ruptur perineum. Studi pendahuluan di RB Amanda Ambarketawang Gamping menunjukkan bahwa persalinan sebanyak 389 persalinan diantaranya 96 dengan kejadian ruptur perineum dan 44 dengan episotomi. Metode Penelitian : Survei analitik, dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di RB Amanda pada periode Mei 2011. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian ibu dengan persalinan pervaginam di RB. Amanda Ambarketawang pada bulan Mei 2011 berjumlah 34 orang dengan teknik pengambilan sampel nonprobability sampling dan menggunakan purposive sampling. Analisis yang digunakan yaitu nilai chi kuadrat. Tujuan : Diketahuinya hubungan antara berat badan lahir dengan kejadian ruptur perineum pada persalinan pervaginam di RB Amanda Ambarketawang Gamping periode Mei 2011 Hasil : Berat badan lahir <2500 gram tidak mengalami ruptur perineum sebanyak 1 orang (2,9%), kemudian berat badan lahir 2500—4000 gram yang tidak mengalami ruptur perineum sebanyak 3 orang (8,8%) dan yang mengalami ruptur perineum sebanyak 25 orang (73,5%), sedangkan berat badan lahir >4000 gram yang mengalami ruptur perineum sebanyak 5 orang (14,7%). Nilai yang didapat dari chi kuadrat sebesar 8,196 dengan taraf signifikansi 5%. Simpulan : Ada hubungan antara berat badan lahir dengan kejadian ruptur perineum pada persalinan pervaginam di RB Amanda Ambarketawang Gamping periode Mei 2011. Hal itu ditunjukkan pada taraf signifikansi 5% dan dk=2, diperoleh X 2 hitung sebesar 8,196 > X ditolak atau Ha diterima. 2 tabel sebesar 5,991 dengan demikian Ho

Item Type: Other
Uncontrolled Keywords: Berat badan lahir, Kejadian ruptur perineum
Subjects: Kebidanan > BP Persalinan
Divisions: Fakultas Kesehatan > Prodi Kebidanan
Depositing User: Erna Fitri Widayati
Date Deposited: 22 Feb 2019 08:17
Last Modified: 22 Feb 2019 08:17
URI: http://repository.unjaya.ac.id/id/eprint/3127

Actions (login required)

View Item View Item