GAMBARAN KECEMASAN CALON AKSEPTOR DALAM MEMILIH ALAT KONTRASEPSI IUD DI BPM SUPRAPTI KRAGILAN SINDUADI MLATI SLEMAN

Evi Tamala, - (2015) GAMBARAN KECEMASAN CALON AKSEPTOR DALAM MEMILIH ALAT KONTRASEPSI IUD DI BPM SUPRAPTI KRAGILAN SINDUADI MLATI SLEMAN. Diploma thesis, STIKES Jenderal A. Yani Yogyakarta.

[img] Text
Evi Tamala_1112191_full.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img]
Preview
Text
Evi Tamala_1112191_nonfull resize.pdf

Download (127kB) | Preview

Abstract

Latar Belakang: Prevalansi metode kontrasepsi di Indonesia yang paling banyak digunakan oleh peserta KB aktif adalah suntikan (46,87%) dan terbanyak ke dua adalah pil (24,54%). Sedangkan metode kontrasepsi yang paling sedikit dipilih oleh peserta KB aktif adalah Metoda Operasi Pria (MOP), yakni sebanyak 0,69%, Dari laporan kontrasepsi IUD masih tergolong alat kontrasepsi yang paling diminati 11,41. DIY merupakan terbesar kedua (89,08%) sebagai perserta KB aktif tingkat nasional. Hasil studi pendahuluan di BPM Suprapti, Kragilan, Sinduadi, Mlati, Sleman, bahwa jumlah akseptor IUD sebanyak 31 akseptor. juga melakukan wawancara terhadap 15 akseptor KB. Isi wawancara mengenai hal-hal yang berkaitan dengan kecemasan jika menggunakan KB IUD. Hasil wawancara menunjukkan 3 akseptor memiliki kecemasan sedangkan hal ini diketahui ketika ditanya mengenai apakah ibu cemas dan ragu menggunakan IUD dan 4 akseptor siap dan tidak cemas sama sekali jika harus menggunakan KB IUD. Wawancara di lakukan pada ibu pengguna kontrasepsi jangka pendek. Tujuan Penelitian : Mengetahui gambaran kecemasan calon akseptor dalam memilih alat kontrasepsi IUD di BPM Suprapti, Kragilan, Sinduadi, Mlati, Sleman. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan deskriptif. Teknik pengambilan sampel porposip sampling. Sampel sebanyak 70 akseptor,dengan insterumen kuisioner. Hasil Penelitian : Sebagian besar responden berumur 20 - 35 tahun (72,9%) , pendidikan SMA (47,1%) dan ibu rumah tangga/IRT (54,3) dengn tingkat kecemasan calon akseptor dalam memilih alat kontrasepsi IUD kategori tidak cemas (20,0%), ringan (25,7%), sedang (32,9%) dan berat (21,4%). Kesimpulan : Sebagian besar responden berumur 20 - 35 tahun, pendidikan SMA dan ibu rumah tangga/IRT dan dengan tingkat kecemasan sedang

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: Dosen Pembimbing Endang Rostiati, S.ST, M.Kes
Uncontrolled Keywords: Kecemasan, Memilih Alat Kontrasepsi IUD, Anxiety, Choosing IUD Contraception
Subjects: Kebidanan > BB Keluarga Berencana(KB)
Divisions: Fakultas Kesehatan > Prodi Kebidanan
Depositing User: Perpustakaan Unjaya
Date Deposited: 22 Nov 2016 03:08
Last Modified: 21 Nov 2017 03:55
URI: http://repository.unjaya.ac.id/id/eprint/315

Actions (login required)

View Item View Item