STUDI DESKRIPTIF PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI PADA AKSEPTOR KB BARU DI PUSKESMAS SAMIGALUH II KULON PROGO YOGYAKARTA

Vitalis Nia Vianti, - (2016) STUDI DESKRIPTIF PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI PADA AKSEPTOR KB BARU DI PUSKESMAS SAMIGALUH II KULON PROGO YOGYAKARTA. Kebidanan, STIKES Jenderal Achmad Yani Yogyakarta. (Unpublished)

[img]
Preview
Text
Vitalis Nia Vianti_1113131_nonfull resize.pdf

Download (200kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Vitalis Nia Vianti_1113131_full (NXPowerLite Copy).pdf

Download (964kB) | Preview

Abstract

Latar Belakang : Keluarga berencana (KB) merupakan salah satu cara yang paling efektif untuk meningkatkan ketahanan keluarga, kesehatan, dan keselamatan ibu, anak, serta perempuan. Metode kontrasepsi paling banyak digunakan adalah suntikan (47,54%), ke dua pil (23,58%). Metode yang paling sedikit adalah metode operasi pria (MOP) sebanyak 0,21%, kemudian metode operasi wanita (MOW) sebanyak 1,50%, dan kondom (5,68%) (Kemenkes RI, 2015). Hasil studi Dinas Kesehatan Kulonprogo jumlah peserta KB Aktif sebanyak 53.391( 79,3%) akseptor dengan metode kontrasepsi terbanyak adalah suntik (44,2%). Di Puskesmas Samigaluh II, Kulon Progo, Yogyakarta jumlah akseptor KB aktif 15.315 akseptor, bulan April 124 akseptor baru. Hasil wawancara 5 PUS memilih KB suntik, 3 KB Pil, 3 IUD dan 1 Impalnt. Tujuan : Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan alat kontrasepsi pada akseptor KB baru di Puskesmas Samigaluh II Kulon Progo Yogyakarta Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Populasi dari penelitian ini adalah akseptor baru yang berkunjung di Puskesmas Samigaluh II, Kulon Progo, Yogyakarta. Metode pengambilan sampel adalah dengan menggunakan accidental sampling. Analisis ini digunakan deskriptif prosentase. Hasil : hasil uji analisis deskriptif prosentase, diperoleh sebagian besar responden ibu dengan tingkat pengetahuan akseptor KB baru tentang alat kontrasepsi cukup (47,3%), tingkat pendidikan terakhir menengah (SMA) (50,9%), umur kategori usia reproduksi sehat (20 - 35 Tahun) (70,9%). Dan paritas multipara (69,1%). Kesimpulan : Sebagian besar responden ibu dengan tingkat pengetahuan akseptor KB baru tentang alat kontrasepsi cukup (47,3%).

Item Type: Other
Additional Information: Dosen Pembimbing Vivian Nanny Lia Dewi,S.ST.M.Kes
Uncontrolled Keywords: Studi Deskrptif, Akseptor, Descriptive Study, Acceptors.
Subjects: Kebidanan > BB Keluarga Berencana(KB)
Divisions: Fakultas Kesehatan > Prodi Kebidanan
Depositing User: Admin Repository Perpustakaan
Date Deposited: 28 Nov 2016 04:58
Last Modified: 20 Nov 2017 03:44
URI: http://repository.unjaya.ac.id/id/eprint/455

Actions (login required)

View Item View Item