PENGARUH TERAPI MUSIK CAMPURSARI TERHADAP TINGKAT DEPRESI PADA LANSIA DI PSTW BUDI LUHUR YOGYAKARTA

Sutria, Puspitasari (2012) PENGARUH TERAPI MUSIK CAMPURSARI TERHADAP TINGKAT DEPRESI PADA LANSIA DI PSTW BUDI LUHUR YOGYAKARTA. Strata 1 thesis, STIKES JENDERAL ACHMAD YANI YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text
Sutria Puspitasari_3208082_nonfull.pdf

Download (461kB) | Preview
[img] Text
Sutria Puspitasari_3208082_full.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Latar Belakang: Prevalensi depresi pada lansia 15,9% tahun 2020, menggantikan penyakit infeksi teratas. Depresi pada lansia terkadang tidak terdiagnosa dan sering dianggap wajar sebagai proses penuaan, sehingga tidak mendapat penanganan yang semestinya. Penanganan depresi yang dapat dilakukan mandiri adalah dengan terapi musik. Peneliti menghubungkannya dengan musik budaya Jawa yaitu campursari. Tujuan Penelitian: Diketahuinya pengaruh terapi musik campursari terhadap tingkat depresi pada lansia di PSTW Budi Luhur Yogyakarta. Metode Penelitian: Rancangan penelitian ini adalah quasy-experiment. Subyek penelitian adalah lansia depresi. Pengambilan sampel dengan cara non-probability teknik purposive sampling yang sesuai kriteria inklusi dan eksklusi yang ditetapkan peneliti. Besar sampel 20 orang, yang terdiri dari 10 perlakuan dan 10 kontrol. Instrumen yang digunakan adalah Geriatry Depression Scale. Analisis data yang digunakan analisis univariabel dan analisis bivariat menggunakan uji wilcoxon match pairs test dan mann-whitney test. Hasil: Sebelum diterapi kelompok perlakuan terdapat 90% depresi ringan dan 10% depresi sedang, dan setelah diterapi 1x30 menit selama 6 hari didapat pada hari ke-1, 40% tidak depresi dan 60% depresi ringan, hari ke-3, 70% tidak depresi dan 30% depresi ringan, serta pada hari ke-6, 80% tidak depresi dan 20% depresi ringan. Hasil uji wilcoxon hari ke-1 p=0,025 (p<0,05), ke-3 p= 0,005 (p<0,05) dan hari ke-6 p=0,003 (p<0,05) artinya bermakna dan signifikan. Sedangkan hasil uji mann-whitney terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol yaitu pada hari ke-1 p=0,029, ke-3 p=0,024 dan ke-6 p= 0,025. Kesimpulan: Terapi musik campursari dapat mempengaruhi tingkat depresi pada lansia. Diharapkan penelitian selanjutnya dapat membandingkan kefektifitasan antar jenis musik, dalam menangani tingkat depresi.

Item Type: Thesis/Skripsi (Strata 1)
Additional Information: Dosen Pembimbing I Nunuk Sri Purwanti,S.Kp.,M.Kes, Dosen Pembimbing II Anastasia Suci,S.Kep.,Ns
Uncontrolled Keywords: Lansia, Depresi, Terapi Musik Campursari, Elderly, Depression, Campursari Music Therapy
Subjects: P Ilmu Keperawatan(klasifikasi berdasar departemen) > PG Keperawatan Gerontologi,Gerontik,Lansia
Divisions: Program Studi > Prodi Ilmu Keperawatan
Depositing User: Tati Adityanti
Date Deposited: 25 Aug 2016 02:13
Last Modified: 25 Aug 2016 02:13
URI: http://repository.unjaya.ac.id/id/eprint/67

Actions (login required)

View Item View Item