PENGARUH LATIHAN GERAK RUTIN TERHADAP PENURUNAN RESIKO JATUH PADA LANJUT USIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WREDHA PROPINSI DIY UNIT ABIYOSO PAKEM SLEMAN YOGYAKARTA

Cyntia Desti Adihapsari, - and Tri Prabowo, - and Ratna Lestari, - (2014) PENGARUH LATIHAN GERAK RUTIN TERHADAP PENURUNAN RESIKO JATUH PADA LANJUT USIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WREDHA PROPINSI DIY UNIT ABIYOSO PAKEM SLEMAN YOGYAKARTA. Strata 1 thesis, STIKES Jenderal A. Yani Yogyakarta.

[img] Text
Cyntia Desti Adihapsari_3209125_full.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[img]
Preview
Text
Cyntia Desti Adihapsari_3209125_nonfull resize.pdf - Accepted Version

Download (179kB) | Preview

Abstract

Latar Belakang :Menua adalah suatu proses alami yang tidak bisa dihindari dan pasti akan dialami oleh manusia. Salah satu masalah kesehatan yang sering timbul pada lansia adalah gangguan pada sistem muskuloskeletal, penurunan fungsi pada sistem ini akan menggangu aktivitas ambulasi mobilisasi yang vital bagi kesehatan lansia. Data angka kejadian jatuh menurut WHO dan proporsi secara global dunia yaitu 7,5%, sedangkan insidensi jatuh di Indonesia setiap tahunnya meningkat dari 25% pada usia 70 tahun menjadi 35% setelah berusia lebih dari 75 tahun. Salah satu upaya untuk meningkatkan kesehatan usia lanjut adalah dengan berolahraga yaitu olahraga rutin atau yang juga dikenal dengan nama latihan gerak rutin. Tujuan: Diketahui pengaruh latihan gerak rutin terhadap penurunan resiko jatuh pada lanjut usia di PSTW Propinsi DIY unit Abiyoso. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan rancangan penelitian One sample Pre and Post Test Design with control. Penelitian ini termasuk penelitian sampel dengan metode non probability, jenis purposive sampling dengan cara memilih sampel diantara populasi yang dikehendaki, dengan jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 50 responden lansia dengan 25 sebagai kelompok intervensi dan 25 sebagai kelompok kontrol. Uji statistik menggunakan Independent t-test. Hasil: Hasil analisa bivariat menunjukkan bahwa sebagian besar responden sebelum diberikan intervensi latihan gerak rutin menunjukan resiko jatuh pada kelompok perlakuan sebanyak 68% dan kelompok kontrol sebanyak 84%, dan hasil analisis data resiko jatuh lanjut usia sesudah diberikan intervensi latihan gerak rutin menunjukkan resiko jatuh kelompok perlakuan seluruhnya sudah rendah sebanyak 100%, sedangkan pada kelompok kontrol sebagian besar rendah sebanyak 56%. Analisa bivariat dengan menggunakan uji Independent sampel t-test diperoleh p-value sebesar 0,000 <  (0,05). Hasil mean pengaruh latihan gerak rutin terhadap resiko jatuh pada lanjut usia kelompok intervensi ∂ (-0,88) dan kelompok kontrol ∂ (-4,32) Kesimpulan: Ada pengaruh latihan gerak rutin terhadap penurunan resiko jatuh pada lanjut usia di PSTW Propinsi DIY Unit Abiyoso. Latihan gerak rutin bisa dimasukkan sebagai tambahan gerakan senam untuk dimodivikasi agar lebih bervariasi dan meningkatkan keseimbangan pada lansia

Item Type: Thesis/Skripsi (Strata 1)
Uncontrolled Keywords: Latihan Gerak Rutin, Resiko Jatuh, Lanjut Usia, Regular Exercise, Fall Risk, Elderly
Subjects: P Ilmu Keperawatan(klasifikasi berdasar departemen) > PG Keperawatan Gerontologi,Gerontik,Lansia
Divisions: Program Studi > Prodi Ilmu Keperawatan
Depositing User: Admin Repository Perpustakaan
Date Deposited: 10 Jun 2017 04:29
Last Modified: 15 Jan 2019 05:47
URI: http://repository.unjaya.ac.id/id/eprint/693

Actions (login required)

View Item View Item