HUBUNGAN ANTARA STATUS EKONOMI KELUARGA DENGAN PERILAKU PENGOBATAN SENDIRI (SELF-MEDICATION) DI DUSUN MADUGONDO, SITIMULYO, PIYUNGAN, BANTUL DIY

Wiwing Setiono, - (2011) HUBUNGAN ANTARA STATUS EKONOMI KELUARGA DENGAN PERILAKU PENGOBATAN SENDIRI (SELF-MEDICATION) DI DUSUN MADUGONDO, SITIMULYO, PIYUNGAN, BANTUL DIY. Post-Doctoral thesis, STIKES Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.

[img] Text
Wiwing Setiono_3207030_full (NXPowerLite Copy).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[img]
Preview
Text
Wiwing Setiono_3207030_nonfull.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Latar Belakang: Derajat kesehatan merupakan komponen yang sangat penting dalam pembangunan kesehatan. Salah satu indikator yang digunakan untuk menentukan derajat kesehatan penduduk di Indonesia adalah angka kesakitan (Kementrian Kesehatan, 2010). Berdasarkan data Susenas 2008, angka kesakitan di Indonesia pada tahun 2008 sebesar 33,24%, dan 65,59% diantaranya memilih pengobatan sendiri untuk mengobati keluhan kesehatannya. Salah satu faktor yang mempengaruhi mayarakat dalam melakukan pengobatan sendiri adalah status ekonomi keluarga (Supardi, 2006). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status ekonomi keluarga dengan perilaku pengobatan sendiri (self-medication) di Dusun Madugondo, Sitimulyo, Piyungan, Bantul DIY. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan adalah desain cross sectional dengan pendekatan retrospektif. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling dengan jumlah sampel 71 responden yang diambil dari 4 cluster (RT). Uji statistik yang digunakan yaitu uji Kendal Tau dengan tingkat kemaknaan p-value < a (0,05). Kemudian dilakukan perhitungan peluang (faktor risiko) penggunaan jenis obat menggunakan odds ratio. Hasil: Dari 71 responden didapatkan data mengenai status ekonomi keluarga yaitu sebanyak 81,7% tinggi dan 18,3% rendah. Untuk data perilaku pengobatan sendiri didapatkan 69,0% sering melakukan, 15,5% jarang melakukan, dan 15,5% tidak pernah melakukan. Hubungan yang terjadi dari hasil uji Kendal Tau adalah bermakna dengan p-value sebesar 0,000 < 0,05. Nilai koefisien korelasi sebesar 0,515 menunjukkan tingkat hubungan sedang. Pada hasil perhitungan odds ratio diperoleh nilai 8,941. Simpulan: Ada hubungan yang signifikan antara status ekonomi keluarga dengan perilaku pengobatan sendiri (self-medication) di Dusun Madugondo, Sitimulyo, Piyungan, Bantul DIY dan pada keluarga dengan status ekonomi tinggi 8,941 kali lebih sering menggunakan obat modern daripada keluarga dengan status ekonomi rendah dalam melakukan pengobatan sendiri. Saran: Perawat dan tim kesehatan lain hendaknya lebih meningkatkan pelayanan kesehatan keluarga dengan memberikan penyuluhan/ promosi kesehatan tentang perilaku pengobatan sendiri yang aman dan terkendali.

Item Type: Thesis (Post-Doctoral)
Additional Information: Dosen Pembimbing 1 : Tri Prabowo Dosen Pembimbing 2 : Dewi Utari
Uncontrolled Keywords: Status Ekonomi, Keluarga, Perilaku, Pengobatan Sendiri
Subjects: P Ilmu Keperawatan(klasifikasi berdasar departemen) > PK Keperawatan Komunitas dan Keluarga
Divisions: Program Studi > Prodi Ilmu Keperawatan
Depositing User: Admin Repository Perpustakaan
Date Deposited: 29 Nov 2017 02:26
Last Modified: 29 Nov 2017 02:26
URI: http://repository.unjaya.ac.id/id/eprint/728

Actions (login required)

View Item View Item