FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI HORMONAL DI PUSKESMAS PAJANGAN KABUPATEN BANTUL

Hendra Purbaya, - and Retno Mawarti, - and Yanita Trisetiyaningsih, - (2013) FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI HORMONAL DI PUSKESMAS PAJANGAN KABUPATEN BANTUL. Strata 1 thesis, STIKES Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.

[img] Text
Hendra Purbaya_3208044_full.pdf - Draft Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)
[img]
Preview
Text
Hendra Purbaya 3208044.pdf - Published Version

Download (16kB) | Preview

Abstract

Latar Belakang: Laju Pertumbuhan Penduduk (LPP) di Indonesia pada tahun 2000 tercatat sebesar 1,49%. Untuk menekan laju pertumbuhan penduduk tersebut maka salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menggalakkan program Keluarga Berencana (KB). Namun dalam pelaksanaan program KB tersebut sering kali pemilihan dan penggunaan alat kontrasepsi hormonal oleh pasangan suami isteri tidak didasarkan pada pilihan yang rasional, serta tidak mempertimbangkan efektivitas dan efisiensinya. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan alat kontrasepsi hormonal tersebut adalah pengetahuan, pendidikan, umur, paritas dan tingkat ekonomi. Tujuan Penelitian: Diketahuinya faktor-faktor yang berhubungan dengan pemilihan alat kontrasepsi hormonal di Puskesmas Pajangan Bantul Yogyakarta. Metode Penelitian: Jenis penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu-ibu akseptor KB hormonal di Puskesmas Pajangan pada tanggal 2-9 Agustus 2012 yaitu sebanyak 61 orang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Analisis statistik dengan analisis univariat dan bivariat (Chi-square dan Kendall tau). Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor yang berhubungan dengan pemilihan alat kontrasepsi hormonal adalah paritas (sig. ρ = 0,025). Sedangkan variabel pengetahuan tentang kontrasepsi hormonal, pendidikan, umur dan tingkat ekonomi tidak berhubungan dengan pemilihan alat kontrasepsi hormonal. Kesimpulan: Dari 5 faktor yang diteliti, hanya paritas yang berhubungan dengan pemilihan alat kontrasepsi hormonal di Puskesmas Pajangan Bantul. Ditunjukkan dari nilai sig. sebesar 0,025 (< 0,05) dan nilai koefisien kontingensi sebesar 0,328. Saran: Oleh karena tingginya prevalensi penggunaan alat kontrasepsi suntik oleh ibu multipara, maka perlu upaya penyuluhan dari petugas kesehatan tentang metode penggunaan alat kontrasepsi yang lebih efektif seperti implan, khususnya bagi akseptor dengan jumlah anak cukup.

Item Type: Thesis/Skripsi (Strata 1)
Uncontrolled Keywords: Pemilihan Alat, Kontrasepsi Hormonal.
Subjects: P Ilmu Keperawatan(klasifikasi berdasar departemen) > PD Keperawatan Dasar (termasuk di dalamnya manajemen keperawatan)
Divisions: Program Studi > Prodi Ilmu Keperawatan
Depositing User: Admin Repository Perpustakaan
Date Deposited: 14 Feb 2018 01:43
Last Modified: 13 May 2019 07:25
URI: http://repository.unjaya.ac.id/id/eprint/782

Actions (login required)

View Item View Item