PENGEMBANGAN REKAM MEDIS KONVENSIONAL MENUJU REKAM MEDIS ELEKTRONIK DI RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH GAMPING TAHUN 2018

Dwi Purwanti, - and Arief Kurniawan, - (2018) PENGEMBANGAN REKAM MEDIS KONVENSIONAL MENUJU REKAM MEDIS ELEKTRONIK DI RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH GAMPING TAHUN 2018. Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta. (Unpublished)

[img] Text (KTI)
1315099_DWI PURWANTI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img]
Preview
Text (Naspub)
NASKAH PUBLIKASI_2018_1315099_DWI PURWANTI_RS PKU MUHAMMADIYAH GAMPING.pdf

Download (535kB) | Preview
Official URL: http://www.unjaya.ac.id

Abstract

Latar Belakang : RS PKU Muhammadiyah Gamping menggunakan 2 jenis rekam medis yaitu rekam medis konvensional dan rekam medis elektronik. Pertama kali penggunaan rekam medis elektronik di mulai oleh dokter poli syaraf pada bulan April tahun 2018. Rekam medis elektronik di rawat jalan sudah berjalan, tetapi belum sepenuhnya dilakukan oleh dokter di RS PKU Muhammadiyah Gamping karena masih dalam proses sosialisasi. Agar menjadi rekam medis elektronik seluruhnya dibutuhkan tahap pengembangan rekam medis konvensional menuju rekam medis elektronik. Tahap pengembangan rekam medis elektronik ini dilakukan oleh kepala instalasi rekam medis, dokter, perawat, dan tenaga medis lainnya. Tujuan: Mengetahui alur prosedur, perencanaan, pengembangan dan implementasi rekam medis konvensional menuju rekam medis elektronik di RS PKU Muhammadiyah Gamping. Metode Penelitian: Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Objek penelitian dibagian rekam medis RS PKU Muhammadiyah Gamping dan Subjek 5 petugas. Metode pengumpulan data dengan menggunakan wawancara dan observasi, dengan validasi data triangulasi sumber. Hasil: Berdasarkan hasil wawancara dan observasi di RS PKU Muhammadiyah Gamping masih menggunakan 2 rekam medis yaitu rekam medis konvensional dan rekam medis elektronik tetapi sampai sekarang yang masih menggunakan rekam medis konvensional hanya 1 dokter saja di poli jiwa. Proses perencanaannya dengan membuat software yang dibutuhkan sesuai dengan kebutuhan akreditasi regulasi, user dan rumah sakit bisa terpenuhi. Di rancang format-formatnya kemudian di konsultasikan ke user yang bersangkutan dan uji coba, kemudian masukan dari user tersebut di tampung kemudian jika dasar permintaannya jelas kemudian di akomodasikan. Pengembangan rekam medis elektronik masih terus dilakukan. Implementasi dilakukan secara bertahap, diuji cobakan di klinik-klinik terkait dari 1 dokter kemudian bertambah semakin banyak. Implementasi secara yang sudah berjalan sudah 90% mendekati sempurna tetapi masih tinggal masalah menggambar. Kesimpulan: Pengembangan rekam medis elektronik masih dilakukan dan implementasi yang sudah berjalan sudah 90% mendekati sempurna tetapi masih tinggal masalah menggambar.

Item Type: Other
Uncontrolled Keywords: Perencanaan RME, Pengembangan RME, Implementasi RME
Subjects: R Perekam & Informasi Kesehatan (klasifikasi berdasar kompetensi pokok & pendukung) > RM Manajemen Rekam Medis & Informasi Kesehatan
Divisions: Fakultas Kesehatan > Prodi Perekam Medis dan Informasi Kesehatan
Depositing User: Admin Repository Perpustakaan
Date Deposited: 28 Mar 2018 02:39
Last Modified: 15 Jan 2019 06:39
URI: http://repository.unjaya.ac.id/id/eprint/783

Actions (login required)

View Item View Item