HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN MOBILISASI PADA PASIEN INFARK MIOKARD AKUT DI RSUD TIDAR MAGELANG

Herpan Satiyadi, - and Arif Adi Setiawan, - (2018) HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN MOBILISASI PADA PASIEN INFARK MIOKARD AKUT DI RSUD TIDAR MAGELANG. Post-Doctoral thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.

[img] Text (Skripsi)
HERPAN SATIYADI_2214086_FULLTEXT.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text (Naspub)
HERPAN SATIYADI_2214086_Fulltext.pdf

Download (293kB) | Preview
Official URL: http://www.unjaya.ac.id

Abstract

Latar Belakang : Pasien dengan Infrak Miokardium Akut (IMA) gejala yang sering muncul adalah cemas. Kecemasan merupakan respon perasaan yang dapat meningkatkan kadar norepinefrin dalam darah melalui stimulasi sistem saraf simpatis, Perubahan kimia ini akan menyebabkan ketidakmampuan fisiologis atau menurunnya kapasitas untuk melakukan aktivitas. Hal ini berdampak pada pemenuhan aktivitas secara mandiri seseorang meliputi penurunan kemampuan latihan gerak di tempat tidur, latihan berpindah dan latihan berjalan. Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan mobilisasi pada pasien infark miokard akut di RSUD Tidar Magelang Jawa Tengah. Metode Penelitian : Jenis penelitian kuantitatif dengan korelasi non eksprimen dengan rancangan cross sectional. Sampel diambil dengan teknik accidental sampling sebanyak 21 pasien infark miokard akut di RSUD Tidar Magelang Jawa Tengah. Instrumen penelitian adalah kuesioner S-AI dan lembar observasi BMAT. Hasil penelitian dianalisis dengan uji Spearman. Hasil penelitian : Hasil penelitin ini menunjukkan kecemasan pada pasien IMA di ruang ICU RSUD Tidar Jawa Tengah dalam kategori cemas ringan sebanyak 7 orang (33,3%) dan cemas sedang sebanyak 14 orang (66,7%). Tingkat mobilisasi pada pasien IMA ketergantungan sebagian sebayak 5 orang (23,8%) dan ketergantungan total sebanyak 16 orang (76,2 %). Hasil uji Spearman didapatkan p-value sebesar 0,009 <0,05 dengan korelasi koefisien 0,553. Kesimpulan : Nilai koefisien yang bernilai positif artinya jika tingkat kecemasan semakin tinggi maka hambatan mobilisasi pada pasien IMA semakin tinggi, sebaliknya jika tingkat kecemasan semakin rendah maka hambatan mobilisasi pada pasien IMA semakin rendah.

Item Type: Thesis (Post-Doctoral)
Uncontrolled Keywords: Kecemasan, Infrak Miokard Akut (IMA), Mobilisasi
Subjects: Keperawatan > PD Keperawatan Dasar (termasuk di dalamnya manajemen keperawatan)
Divisions: Fakultas Kesehatan > Prodi Ilmu Keperawatan
Depositing User: Admin Repository Perpustakaan
Date Deposited: 14 Feb 2018 02:51
Last Modified: 15 Jan 2019 03:07
URI: http://repository.unjaya.ac.id/id/eprint/805

Actions (login required)

View Item View Item