HUBUNGAN FUNGSI KOGNITIF TERHADAP KEMANDIRIAN LANSIA DALAM PEMENUHAN AKTIVITAS DASAR SEHARI-HARI DI DUSUN JODOG, KELURAHAN GILANGHARJO, PANDAK, BANTUL

Dian Suspiyanti, - and Titih Huriah, - and Ratna Lestari, - (2013) HUBUNGAN FUNGSI KOGNITIF TERHADAP KEMANDIRIAN LANSIA DALAM PEMENUHAN AKTIVITAS DASAR SEHARI-HARI DI DUSUN JODOG, KELURAHAN GILANGHARJO, PANDAK, BANTUL. Strata 1 thesis, STIKES Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.

[img] Text
Dian Suspiyanti_3209100_full.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text (Abstrak & Intisari)
dian suspiyanti.pdf

Download (165kB) | Preview

Abstract

Latar Belakang : Peningkatan jumlah lansia akan menjadi sebuah permasalahan, hal ini terkait karena adanya proses menua. Proses menua pada lansia berdampak pada berbagai aspek kehidupan terutama kesehatan, salah satunya pada fungsi kognitif. Gangguan kognitif akan menjadi masalah serius karena menyerang pada proses fikir lansia. Gangguan proses fikir pada lansia ini sering disebut demensia. Demensia yang cukup berat akan mempengaruhi aktivitas sosial dan okupasi yang normal juga aktivitas kehidupan sehari – hari, padahal akitivitas dasar sehari-hari merupakan hal yang penting untuk kelangsungan hidup, kesehatan dan kesejahteraan lansia. Tujuan Penelitian: Diketahuinya hubungan antara fungsi kognitif terhadap kemandirian lansia dalam pemenuhan aktivitas dasar sehari-hari di Dusun Jodog Kelurahan Gilangharjo, Pandak, Bantul. Metode Penelitian : Rancangan penelitian ini adalah cross sectional. Sampel diambil dengan metode proportional random sampling, yaitu sejumlah 62 orang lansia. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner MMSE dan Katz Index. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan Kendall’s tau, dengan tingkat kemaknaan p<0,05. Hasil : Hasil penilaian fungsi kognitif menunjukkan 11,3% memiliki fungsi kognitif normal, 56,5% memiliki gangguan fungsi kognitif ringan, 29% memiliki gangguan fungsi kognitif sedang, dan 3,2% memiliki gangguan fungsi kognitif berat. Penilaian kemandirian dalam melaksanakan aktivitas dasar sehari-hari menunjukkan bahwa kemandirian lansia dalam kategori A yaitu 35,5%, kemudian kategori B 19,4%, kategori C yaitu 17,7%, kategori D yaitu 14,5%, kategori E yaitu 4,8%, kategori F yaitu 1,6% dan kategori G sebanyak 6,5%. Hasil uji korelasi Kendall’s tau antara fungsi kognitif dengan kemandirian lansia dalam aktivitas dasar sehari-hari diperoleh tingkat signifikansi 0,003 (p<0,05) dengan kekuatan korelasi rendah (koefisien korelasi 0,321) Kesimpulan : Terdapat hubungan antara fungsi kognitif dengan kemandirian lansia dalam aktivitas dasar sehari-hari. Saran : Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi kepada kader di wilayah Dusun Jodog tentang jumlah lansia yang mengalami gangguan fungsi kognitif dan kemandirian lansia dalam aktivitas dasar sehari-hari.

Item Type: Thesis/Skripsi (Strata 1)
Additional Information: Dosen Pembimbing 1: Titih Huriah Dosen Pembimbing 2: Ratna Lestari
Uncontrolled Keywords: kemampuan kognitif lansia, kemandirian dalam aktivitas dasar sehari-hari.
Subjects: P Ilmu Keperawatan(klasifikasi berdasar departemen) > PG Keperawatan Gerontologi,Gerontik,Lansia
Divisions: Program Studi > Prodi Ilmu Keperawatan
Depositing User: Admin Repository Perpustakaan
Date Deposited: 28 Mar 2018 03:04
Last Modified: 28 Mar 2018 03:04
URI: http://repository.unjaya.ac.id/id/eprint/839

Actions (login required)

View Item View Item