FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DEPRESI PADA LANSIA DI PSTW BUDI LUHUR YOGYAKARTA

Rinna Yulianty, - (2013) FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DEPRESI PADA LANSIA DI PSTW BUDI LUHUR YOGYAKARTA. Strata 1 thesis, STIKES Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
Rinna Yulianty_3209013_nonfull.pdf

Download (751kB) | Preview
[img] Text
Rinna Yulianty_3209013_full.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (893kB)

Abstract

Latar Belakang : Menurut Badan pusat statistika memprediksikan persentase penduduk lanjut usia di Indonesia mencapai 9,77% dari total penduduk indonesia pada tahun 2010 dan menjadi 11,34% pada tahun 2020. Usia harapan hidup tertinggi di Indonesia berada di daerah Istimewa Yogyakarta, yakni 74 tahun melebihi angka nasional yaitu 72 tahun. Salah satu kabupaten yang memiliki jumlah lansia terbanyak adalah Kabupaten Bantul dengan jumlah lansia yang mencapai 113094 jiwa. Tingginya angka lansia maka tinggi juga permasalahan yang dihadapi terutama masalah kesehatan pada fisik maupun mental, yang akan mempengaruhi kualitas hidup. Masalah kesehatan mental pada lansia sering terjadi, dan menjadikan mereka mengalami berbagai macam perasaan seperti sedih, cemas, kesepian, dan mudah tersinggung. Gangguan kesehatan mental yang sering terjadi pada lansia yaitu berupa depresi. Depresi pada lansia seringkali tidak terdeteksi karena lansia terfokus pada keluhan fisik yang dialami dan gejala depresi pada lansia yang tidak khas. Tujuan Penelitian : Mengetahui gambaran karakteristik responden dan menjelaskan faktor – faktor yang berhubungan dengan kejadian depresi pada lansia. Metode Penelitian : Jenis penelitian non eksperimental dengan rancangan penelitian deskriptif analitik menggunakan pendekatan cross sectional study. Jumlah responden adalah 49 orang lansia, 22 orang lansia laki – laki dan 27 orang lansia perempuan. Pengambilan sampel penelitian menggunakan simple random sampling (tehnik acak sederhana). Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dengan uji proporsi, analisis bivariat dengan uji korelasi, dan multivariat dengan uji regresi logistik. Hasil : Variabel usia dan jenis kelamin masing - masing menunjukan keeratan hubungan yang sangat lemah dengan nilai korelasi negatif tapi sangat lemah (- 0,243) pada variabel jenis kelamin dan nilai korelasi positif tapi sangat lemah (0,217) pada variabel usia. Sehingga bisa dikatakan bahwa kedua variabel ada hubungan dengan kejadian depresi tapi keeratan sangat lemah. Variabel interaksi sosial dan dukungan pengasuh masing – masing memiliki keeratan yang sangat kuat terhadap kejadian depresi, dengan nilai korelasi 0,952 pada interaksi sosial dan 0,788 pada dukungan pengasuh. Sehingga bisa dikatakan kedua variabel tersebut ada hubungan dengan kejadian depresi pada lansia. Hasil uji statistik multivariat didapatkan hasil bahwa interaksi sosial merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap kejadian depresi pada lansia dengan nilai standardized coefficients 0,898. Kesimpulan : Jenis kelamin dan usia berhubungan dengan kejadian depresi tapi sangat lemah, sedangkan interaksi sosial dan dukungan pengasuh berhubungan dengan kejadian depresi pada lansia dengan keeratan sangat kuat. Interaksi sosial merupakan faktor yang paling berhubungan dengan kejadian depresi pada lansia.

Item Type: Thesis/Skripsi (Strata 1)
Additional Information: Dosen Pembimbing 1: Dr. Hj.Sri Werdati, SKM Dosen Pembimbing 2: Fajriyati Nur Azizah, S.Kep., Ns
Uncontrolled Keywords: Depresi, lansia, interaksi sosial, dukungan pengasuh
Subjects: P Ilmu Keperawatan(klasifikasi berdasar departemen) > PG Keperawatan Gerontologi,Gerontik,Lansia
Divisions: Program Studi > Prodi Ilmu Keperawatan
Depositing User: Admin Repository Perpustakaan
Date Deposited: 24 Nov 2017 08:30
Last Modified: 24 Nov 2017 08:30
URI: http://repository.unjaya.ac.id/id/eprint/908

Actions (login required)

View Item View Item