STRES DAN KOPING KAKAK REMAJA PUTRI DARI PENYANDANG INTELLECTUAL DISABILITY DI SLB TUNAS BHAKTI PLERET BANTUL

Wachidah Nur Khoiriyanti, - (2013) STRES DAN KOPING KAKAK REMAJA PUTRI DARI PENYANDANG INTELLECTUAL DISABILITY DI SLB TUNAS BHAKTI PLERET BANTUL. Strata 1 thesis, STIKES Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
Wachidah Nur K_3209006_nonfull.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Latar Belakang : Anak-anak dengan intellectual disability sangat tergantung pada keluarga anak. Hal ini dapat memunculkan stres pada kakak remaja putri. Remaja harus dapat menggunakan koping yang efektif untuk mencegah terjadinya depresi serta mencapai tugas perkembangan di masa remaja. Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi stres dan koping remaja putri dari anak penyandang intellectual disability di SLB Tunas Bhakti Pleret Bantul. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis di rumah informan yang berada di Kecamatan Pleret dan Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul dengan menggunakan tehnik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam kepada enam informan. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan empat tema yaitu: stressor, jenis stres, koping, dan dampak koping bagi kakak remaja putri. Stressor remaja adalah masalah yang muncul dari adik yang berupa karakteristik dan keterlambatan perkembangan adik, masalah yang berkaitan dengan sikap orang tua yang meliputi perhatian yang lebih banyak terhadap adik dan stres orang tua berkaitan dengan adik, dan masalah yang muncul dari masyarakat yang meliputi stigma masyarakat. Eustress lebih banyak digunakan oleh informan daripada distress. Problem focused coping digunakan oleh semua informan. Mayoritas informan menggunakan emotion focused coping. Beberapa informan menggunakan less useful coping style, dan hanya sebagian kecil informan menggunakan denial. Koping yang efektif untuk remaja putri adalah koping yang dapat menyelesaikan masalah dan mengembalikan kenyamanan emosi. Koping yang sedikit efektif adalah koping yang sedikit menyelesaikan masalah. Koping yang tidak efektif adalah koping yang memunculkan masalah baru dan tidak memunculkan perubahan. Kesimpulan : Anak-anak dengan intellectual disability dapat memunculkan stres pada kakak remaja putri.

Item Type: Thesis/Skripsi (Strata 1)
Additional Information: Dosen Pembimbing 1: Atik Badi’ah Dosen Pembimbing 2: Retno Sumiyar Rini
Uncontrolled Keywords: Stres, Koping, Remaja putri, Adik dengan intellectual disability
Subjects: P Ilmu Keperawatan(klasifikasi berdasar departemen) > PJ Keperawatan Jiwa
Divisions: Program Studi > Prodi Ilmu Keperawatan
Depositing User: Admin Repository Perpustakaan
Date Deposited: 27 Nov 2017 02:36
Last Modified: 27 Nov 2017 02:36
URI: http://repository.unjaya.ac.id/id/eprint/925

Actions (login required)

View Item View Item