Arifna Nur Hanifah, - and Liberty Barokah, - (2025) Asuhan Kebidanan Pada Balita An.B Umur 26 Bulan Dengan Gizi Kurang Di Puskesmas Temon 1. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_221202019__Arifna Nur Hanifah_D3 Kebidanan.pdf
Download (759kB)
Abstrak_221202019__Arifna Nur Hanifah_D3 Kebidanan.pdf
Download (262kB)
BAB I_221202019__Arifna Nur Hanifah_D3 Kebidanan.pdf
Download (127kB)
BAB II_221202019__Arifna Nur Hanifah_D3 Kebidanan.pdf
Download (548kB)
BAB III_221202019__Arifna Nur Hanifah_D3 Kebidanan.pdf
Download (180kB)
BAB IV_221202019__Arifna Nur Hanifah_D3 Kebidanan.pdf
Download (280kB)
BAB V_221202019__Arifna Nur Hanifah_D3 Kebidanan.pdf
Download (152kB)
Daftar Pustaka_221202019__Arifna Nur Hanifah_D3 Kebidanan.pdf
Download (384kB)
Lampiran_221202019__Arifna Nur Hanifah_D3 Kebidanan.pdf
Download (2MB)
Plagiarisme_221202019__Arifna Nur Hanifah_D3 Kebidanan.pdf
Download (2MB)
Abstract
Latar Belakang : Gizi kurang pada balita adalah kondisi akibat asupan nutrisi yang tidak cukup, menyebabkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan. Penyebabnya multifaktorial, dengan prevalensi tinggi secara global, nasional, dan di Puskesmas Temon 1 yang mencatat 105 kasus dalam tiga bulan terakhir.
Tujuan : Memberikan asuhan kebidanan pada balita gizi kurang di Puskesmas Temon 1 dengan pendekatan manajemen kebidanan, serta melatih mahasiswa melakukan pengkajian, analisis, perencanaan, tindakan, dan evaluasi sesuai standar pelayanan kebidanan.
Metode : Dengan pendekatan tujuh langkah asuhan kebidanan menurut Varney yaitu pengkajian, analisis, diagnosa, perencanaan, implementasi, evaluasi, dan dokumentasi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi,
pemeriksaan fisik, dan antropometri.
Hasil : Asuhan kebidanan pada balita An.B umur 26 bulan menunjukkan keluhan anak makan sedikit dan pilih-pilih makan. Hasil pengkajian status gizi menunjukkan BB/U dan TB/U dalam kategori normal, sedangkan BB/PB dan IMT/U termasuk dalam kategori gizi kurang. Intervensi yang diberikan meliputi edukasi gizi, PMT, dan ashan komplementer yaittu yoga balita. Evaluasi menunjukkan peningkatan berat badan dari 9,8 kg menjadi 10,3 kg.
Kesimpulan: Penerapan asuhan kebidanan terbukti efektif dalam memperbaiki status gizi balita ditunjukkan dengan peningkatan berat badan dari 9,8 kg menjadi 10,3 kg. Hasil ini menekankan pentingnya kolaborasi tenaga kesehatan, mahasiswa, institusi, dan orangtua dalam mencegah gizi kurang.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 11 Jun 2026 03:38 |
| Last Modified: | 11 Jun 2026 03:38 |
| URI: | https:///id/eprint/3920 |
