Putu Aprina Sri Devi, - and Wenny Savitri, - (2025) Pengaruh Buerger Allen Exercise Terhadap Kadar Gula Darah dan Perfusi Perifer Penderita Diabetes Mellitus Tipe II di Puskesmas Gamping 1 Sleman. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_212201084_Putu Aprina Sri Devi_S1 Keperawatan.pdf
Download (822kB)
Abstrak_212201084_Putu Aprina Sri Devi_S1 Keperawatan.pdf
Download (37kB)
BAB 1_212201084_Putu Aprina Sri Devi_S1 Keperawatan.pdf
Download (117kB)
BAB 2_212201084_Putu Aprina Sri Devi_S1 Keperawatan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (403kB)
BAB 3_212201084_Putu Aprina Sri Devi_S1 Keperawatan.pdf
Download (262kB)
BAB 4_212201084_Putu Aprina Sri Devi_S1 Keperawatan.pdf
Download (233kB)
BAB 5_212201084_Putu Aprina Sri Devi_S1 Keperawatan.pdf
Download (38kB)
Daftar Pustaka_212201084_Putu Aprina Sri Devi_S1 Keperawatan.pdf
Download (199kB)
Lampiran_212201084_Putu Aprina Sri Devi_S1 Keperawatan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Plagiarisme_212201084_Putu Aprina Sri Devi_S1 Keperawatan.pdf
Download (6MB)
Abstract
Latar Belakang: Diabetes Mellitus (DM) Tipe II sering disertai dengan gangguan perfusi perifer yang dapat memicu komplikasi serius. Salah satu pendekatan dalam manajemen kondisi ini adalah melalui Buerger Allen Exercise (BAE), yang berfungsi untuk meningkatkan perfusi darah pada ekstremitas bawah dan mengendalikan kadar gula darah.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efek BAE terhadap kadar gula darah dan perfusi perifer pada penderita DM Tipe II.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan 30 responden yang terbagi dalam kelompok perlakuan dan kontrol. Kelompok perlakuan menerima latihan BAE selama 7 hari, sedangkan kelompok kontrol mendapat perawatan rutin. Kadar gula darah sewaktu (GDS) dan indeks ankle- brachial (ABI) diukur pada hari pertama dan ketujuh, lalu dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney untuk membandingkan perubahan median antar kelompok.
Hasil: Hasil menunjukkan terdapat penurunan signifikan kadar gula darah pada kelompok perlakuan dari rata-rata 280,07 menjadi 171,93 mg/dL (p<0,05). Selain itu, terdapat peningkatan nilai ABI yang signifikan pada kelompok perlakuan (dari 0,8507 menjadi 1,0067; p<0,05), sedangkan pada kelompok kontrol nilai ABI mengalami penurunan. Uji Mann-Whitney mengonfirmasi adanya perbedaan signifikan antara kedua kelompok Kadar GDS (Z = -3.609, p<0,05) dan Perfusi Perifer (Z=-3.577, p=<0,05).
Kesimpulan: Buerger Allen Exercise efektif dalam menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan perfusi perifer pada pasien DM Tipe II. BAE dapat diimplementasikan sebagai bagian dari intervensi keperawatan untuk mendukung
pengelolaan diabetes secara holistik.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Diabetes Mellitus Tipe II, Buerger Allen Exercise, Kadar Gula Darah, Perfusi Perifer |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Yanti - - |
| Date Deposited: | 11 Jun 2026 07:53 |
| Last Modified: | 11 Jun 2026 07:54 |
| URI: | https:///id/eprint/3946 |
