Muhammad Rizqi Asyrafudin, - and Zakharias Kurnia Purbobinuko, - (2025) Gambaran Kendala Dalam Proses Digitalisasi Rekam Medis di RS Universitas Islam Indonesia Tahun 2025. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_221204016_Muhammad Rizqi Asyrafudin_RMIK.pdf
Download (613kB)
Abstrak_221204016_Muhammad Rizqi Asyrafudin_RMIK.pdf
Download (259kB)
BAB I_221204016_Muhammad Rizqi Asyrafudin_RMIK.pdf
Download (276kB)
BAB II_221204016_Muhammad Rizqi Asyrafudin_RMIK.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (322kB)
BAB III_221204016_Muhammad Rizqi Asyrafudin_RMIK.pdf
Download (287kB)
BAB IV_221204016_Muhammad Rizqi Asyrafudin_RMIK.pdf
Download (382kB)
BAB V_221204016_Muhammad Rizqi Asyrafudin_RMIK.pdf
Download (204kB)
Daftar Pustaka_221204016_Muhammad Rizqi Asyrafudin_RMIK.pdf
Download (214kB)
Lampiran_221204016_Muhammad Rizqi Asyrafudin_RMIK.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Plagiarisme_221204016_Muhammad Rizqi Asyrafudin_RMIK.pdf
Download (1MB)
Abstract
Latar Belakang: Digitalisasi rekam medis penting untuk meningkatkan efisiensi pelayanan dan menjaga keamanan data pasien. Namun, di Rumah Sakit Universitas Islam Indonesia (RS UII) pelaksanaan digitalisasi belum optimal.
Tujuan: Mengetahui kendala dalam proses digitalisasi rekam medis di RS UII tahun 2025 berdasarkan aspek 5M (Man, Money, Material, Machine, Method).
Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi kepada petugas rekam medis RS UII pada Juni 2025.
Hasil: Kendala yang ditemukan meliputi: aspek Man (tidak ada pelatihan formal, keterbatasan tenaga internal), aspek Money (anggaran cukup tetapi diajukan tahunan), aspek Material (berkas besar seperti ICU sulit discan, staples lupa dilepas
menyebabkan error), aspek Machine (gangguan teknis jarang namun tetap terjadi, human error pada upload file), dan aspek Method (belum ada SOP resmi, hanya panduan langkah kerja).
Kesimpulan: Kendala utama dalam digitalisasi rekam medis di RS UII meliputi kurangnya pelatihan formal, keterbatasan SDM, kendala teknis scanner dan file besar, serta ketiadaan SOP resmi yang menyebabkan potensi inkosistensi prosedur.
Oleh sebab itu penyusunan SOP, serta melengkapi fasilitas scanner dokumen besar untuk mendukung kelancaran digitalisasi.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RZ Medical Record and Health Information |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 12 Jun 2026 05:11 |
| Last Modified: | 12 Jun 2026 05:11 |
| URI: | https:///id/eprint/3984 |
