Bimo Angkat Raharjo, - and Piping Asgiani, - (2025) Prosentase Ketepatan Kode Diagnosis Kasus Musculoskeletal Di RSUD Nyi Ageng Serang. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_221204037_Bimo Angkat Raharjo_RMIK.pdf
Download (423kB)
Abstrak_221204037_Bimo Angkat Raharjo_RMIK.pdf
Download (253kB)
Bab 1_221204037_Bimo Angkat Raharjo_RMIK.pdf
Download (312kB)
Bab 2_221204037_Bimo Angkat Raharjo_RMIK.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (328kB)
Bab 3_221204037_Bimo Angkat Raharjo_RMIK.pdf
Download (302kB)
Bab 4_221204037_Bimo Angkat Raharjo_RMIK.pdf
Download (427kB)
Bab 5_221204037_Bimo Angkat Raharjo_RMIK.pdf
Download (251kB)
Daftar Pustaka_221204037_Bimo Angkat Raharjo_RMIK.pdf
Download (222kB)
Lampiran_221204037_Bimo Angkat Raharjo_RMIK.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (696kB)
Plagiarisme_221204037_Bimo Angkat Raharjo_RMIK.pdf
Download (2MB)
Abstract
Latar Belakang : Pemberian kode diagnosis atau tindakan medis yang tidak tepat dapat menyebabkan klaim asuransi yang salah, yang pada akhirnya merugikan rumah sakit secara finansial dan mengganggu proses administrasi, berdasarkan
studi pendahuluan di RSUD Nyi Ageng Serang pada tanggal 19 Mei 2025, dari 20 berkas rekam medis pasien kasus musculoskeletal pada bulan Mei, prosentase ketepatan kode diagnosis kasus musculoskeletal adalah 60% dan ketidaktepatan kode sebesar 40%, yang sudah divalidasi oleh expert coder.
Tujuan Penelitian : Mengetahui prosentase ketepatan kode diagnosis musculoskeletal berdasarkan karakter ke-5 sampai karakter tidak tepat sama sekali di RSUD Nyi Ageng Serang.
Metode Penelitian : Penelitian deskriptif kuantitatif dengan pengambilan sampel menggunakan purposive sampling ditahun 2024 yang berjumlah 202 berkas rekam medis.
Hasil Penelitian : Ketepatan karakter ke-5 sebesar 63% (127 berkas), ketepatan karakter ke-4 sebesar 23% (46 berkas), ketepatan karakter ke-3 sebesar 8% (16 berkas), ketepatan karakter ke-2 sebesar 2% (5 berkas), ketepatan karakter ke-1
sebesar 3% (6 berkas), ketepatan karakter tidak tepat sama sekali sebesar 1% (2 berkas).
Kesimpulan : Prosentase ketidaktepatan yang paling tinggi terdapat pada karakter keempat, hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar coder mengalami kesulitan dalam menentukan sub klasifikasi lokasi atau tempat keterlibatan penyakit
musculoskeletal.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RZ Medical Record and Health Information |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 13 Jun 2026 15:59 |
| Last Modified: | 13 Jun 2026 15:59 |
| URI: | https:///id/eprint/4020 |
