Aqmal Deva Saputra, - and Piping Asgiani, - (2025) Penyusunan Standar Prosedur Operasional Kodifikasi Mortalitas RS Nur Hidayah Bantul. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_221204062_Aqmal Deva Saputra_RMIK.pdf
Download (208kB)
Abstrak_221204062_Aqmal Deva Saputra_RMIK.pdf
Download (212kB)
BAB I_221204062_Aqmal Deva Saputra_RMIK.pdf
Download (221kB)
BAB II_221204062_Aqmal Deva Saputra_RMIK.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (296kB)
BAB III_221204062_Aqmal Deva Saputra_RMIK.pdf
Download (218kB)
BAB IV_221204062_Aqmal Deva Saputra_RMIK.pdf
Download (310kB)
BAB V_221204062_Aqmal Deva Saputra_RMIK.pdf
Download (170kB)
DAFTAR PUSTAKA_221204062_Aqmal Deva Saputra_RMIK.pdf
Download (172kB)
LAMPIRAN_221204062_Aqmal Deva Saputra_RMIK.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (590kB)
Plagiarisme_221204062_Aqmal Deva Saputra_RMIK.pdf
Download (2MB)
Abstract
Latar Belakang: Rumah Sakit Nur Hidayah Bantul belum mempunyai Standar Prosedur Operasional untuk mengatur tata cara pengodean mortalitas. Selain kitidakakuratan kode pengisian sebab kematian kematian di Rumah Sakit Nur Hidahayah juga tidak sesuai dengan rata-rata pengisian sebab kematian hanya dituliskan Cardiac Arrest dan petugas sesuka hati untuk mecari kode melalui google ataupun dari Artificial Intelligance.
Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk merancang Standar Prosedur Operasional (SPO) kodifikasi mortalitas di Rumah Sakit Nur Hidayah Bantul dengan mengacu pada pendekatan 5M.
Metode Penelitian: Penelitian ini termasuk dalam jenis studi deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan utama yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 2 orang petugas coding dan 1 triangulasi sumber yaitu Kepala Unit Rekam Medis.
Hasil Penelitian: Pada aspek man dianalisis kebutuhan SDM dokter dan petugas rekam medis. Pada aspek material dianalisis kebutuhan dokumen yang dibutuhkan adalah dokumen rekam medis. Pada aspek machine dianalisis kebutuhan alat dan sistem saat proses kodifikasi mortalitas yaitu komputer dan ICD-10 digital. Pada aspek money belum terdapat alokasi dana untuk kodifikasi mortalitas. Pada aspek methods petugas hanya menjalankan alur kerja secara umum. Penelitian ini
menghasilkan produk berupa standar prosedur operasional kodifikasi mortalitas.
Kesimpulan: Hasil analisis menunjukkan bahwa masing-masing unsur 5M memiliki peran penting dalam membentuk fondasi SPO yang berkualitas. Berdasarkan temuan dari analisis tersebut, telah berhasil disusun Standar Prosedur Operasional (SPO) kodifikasi mortalitas yang dapat digunakan sebagai pedoman
resmi bagi petugas rekam medis.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RZ Medical Record and Health Information |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 15 Jun 2026 01:59 |
| Last Modified: | 15 Jun 2026 04:17 |
| URI: | https:///id/eprint/4038 |
