Ayu Candra Kawai, - and Rizky Yuspita Sari, - (2025) Pemetaan Kejadian Leptospirosis Di Kabupaten Purworejo Jawa Tengah Tahun 2023. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_221204105_Ayu Candra Kawai_RMIK.pdf
Download (584kB)
Abstrak_221204105_Ayu Candra Kawai_RMIK.pdf
Download (277kB)
Bab 1_221204105_Ayu Candra Kawai_RMIK.pdf
Download (325kB)
Bab 2_221204105_Ayu Candra Kawai_RMIK.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (386kB)
Bab 3_221204105_Ayu Candra Kawai_RMIK.pdf
Download (341kB)
Bab 4_221204105_Ayu Candra Kawai_RMIK.pdf
Download (1MB)
Bab 5_221204105_Ayu Candra Kawai_RMIK.pdf
Download (257kB)
Daftar Pustaka_221204105_Ayu Candra Kawai_RMIK.pdf
Download (249kB)
Lampiran_221204105_Ayu Candra Kawai_RMIK.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Plagiarisme_221204105_Ayu Candra Kawai_RMIK.pdf
Download (7MB)
Abstract
Latar Belakang: Leptospirosis adalah penyakit zoonosis yang disebabkan oleh bakteri Leptospira interrogans, ditularkan melalui urin hewan, terutama tikus. Kabupaten Purworejo mencatat peningkatan signifikan kasus leptospirosis pada tahun 2023, yaitu 130 kasus dan 19 kematian. Untuk itu, diperlukan analisis spasial guna memetakan distribusi kasus serta mengidentifikasi pola dan wilayah berisiko tinggi.
Tujuan Penelitian: Mengidentifikasi sebaran kasus leptospirosis di Kabupaten Purworejo tahun 2023 berdasarkan faktor geografis dan demografis.
Metode Penelitian: Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif dengan pendekatan spasial. Data sekunder dianalisis menggunakan aplikasi ArcGIS dan metode autokorelasi Moran’s I.
Hasil Penelitian: Sebaran kasus leptospirosis menunjukkan pola clustered, dengan nilai Moran’s I sebesar 0,256. Kecamatan Bagelen menjadi wilayah dengan kasus tertinggi. Sebaran kasus cenderung terjadi di daerah dengan curah hujan tinggi dan wilayah pertanian. Kasus paling banyak terjadi pada laki-laki (78%) dan usia produktif (75,4%), terutama petani (41,5%).
Kesimpulan: Penyebaran leptospirosis di Kabupaten Purworejo tahun 2023 mengelompok (clustered) di wilayah curah hujan tinggi, dengan kelompok paling rentan adalah laki-laki usia produktif yang bekerja sebagai petani. SIG dapat menjadi dasar intervensi wilayah secara efektif.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RZ Medical Record and Health Information |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 15 Jun 2026 07:20 |
| Last Modified: | 15 Jun 2026 07:20 |
| URI: | https:///id/eprint/4077 |
