Liza Andina, - and Sis Wuryanto, - (2025) Tinjauan Ketepatan Coding Diagnosis Sistem Muskuloskeletal Pada Pasien Rawat Inap di RSUD dr Tjitrawardojo Purworejo. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_221204106_Liza Andina_RMIK.pdf
Download (557kB)
Abstrak_221204106_Liza Andina_RMIK.pdf
Download (38kB)
Bab 1_221204106_Liza Andina_RMIK.pdf
Download (114kB)
Bab 2_221204106_Liza Andina_RMIK.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (120kB)
Bab 3_221204106_Liza Andina_RMIK.pdf
Download (158kB)
Bab 4_221204106_Liza Andina_RMIK.pdf
Download (239kB)
Bab 5_221204106_Liza Andina_RMIK.pdf
Download (35kB)
Daftar Pustaka_221204106_Liza Andina_RMIK.pdf
Download (159kB)
Lampiran_221204106_Liza Andina_RMIK.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Plagiarisme_221204106_Liza Andina_RMIK.pdf
Download (5MB)
Abstract
Latar Belakang: Rumah sakit merupakan institusi penting dalam sistem pelayanan kesehatan yang menyediakan layanan kuratif, preventif, dan menjadi pusat penelitian medis. Setiap fasilitas pelayanan kesehatan harus mampu mengoptimalkan mutu pelayanannya, salah satu nya meningkatkan kualitas dalam kodefikasi penyakit. Rekam medis berperan penting sebagai dokumentasi informasi kesehatan pasien, salah adalah kodifikasi penyakit yang harus dikodekan secara tepat sesuai pedoman ICD-10. Ketepatan kode, terutama pada diagnosis sistem muskuloskeletal yang membutuhkan karakter kelima, sangat penting karena berpengaruh pada validitas data laporan penyakit, morbiditas, dan mortalitas.
Tujuan Penelitian: Tujuan dari penelitian ini yaitu, untuk mengetahui kelengkapan dan ketepatan coding diagnosis sistem muskuloskeletal pada pasien rawat inap di RSUD dr.Tjitrowardojo Purworejo.
Metode Penelitian: Penelitian ini memakai jenis penelitian deskriptif kuantitaif yaitu dengan menggunakan pendekatan retrospektif.
Hasil Penelitian: Dari 93 rekam medis pasien rawat inap dengan diagnosis muskuloskeletal, ditemukan bahwa kelengkapan kode hingga karakter kelima hanya sebesar 52%, sementara 48% tidak lengkap. Ketidaklengkapan ini disebabkan oleh pemberian kode yang hanya sampai karakter keempat, meskipun diagnosis memerlukan karakter kelima sesuai pedoman ICD-10. Selain itu, ketepatan kode hanya mencapai 41%, sedangkan 59% dinyatakan tidak tepat. Ketidaktepatan disebabkan oleh tidak tulis nya kode sampai karakter kelima dan kesesuaian karakter kelima yang tidak sesuai dengan lokasi diagnosis yang tercantum dalam dokumen medis, seperti pada kasus skoliosis thoracolumbal dan low back pain
Kesimpulan: Penelitian menunjukkan bahwa tingkat kelengkapan dan ketepatana pengodean diagnosis muskuloskeletal di RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo masih belum optimal. Karena tidak mencantumkan karakter kelima atau salah menetapkan
lokasi gangguan muskuloskeletal, yang berdampak pada validitas data diagnosis.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RZ Medical Record and Health Information |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 15 Jun 2026 07:23 |
| Last Modified: | 15 Jun 2026 07:23 |
| URI: | https:///id/eprint/4078 |
