Ade Putri Salsabila, - and Azka Muhammad R., - (2025) Identifikasi Senyawa Hidrokuinon pada Krim Pemutih Ilegal yang Dijual Melalui Media E-Commerce dengan Metode FTIR-ATR. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_212205001_Ade Putri Salsabila_Farmasi.pdf
Download (532kB)
Abstrak_212205001_Ade Putri Salsabila_Farmasi.pdf
Download (219kB)
Bab 1_212205001_Ade Putri Salsabila_Farmasi.pdf
Download (270kB)
Bab 2_212205001_Ade Putri Salsabila_Farmasi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (411kB)
Bab 3_212205001_Ade Putri Salsabila_Farmasi.pdf
Download (311kB)
Bab 4_212205001_Ade Putri Salsabila_Farmasi.pdf
Download (327kB)
Bab 5_212205001_Ade Putri Salsabila_Farmasi.pdf
Download (241kB)
Daftar Pustaka_212205001_Ade Putri Salsabila_Farmasi.pdf
Download (225kB)
Lampiran_212205001_Ade Putri Salsabila_Farmasi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Plagiarisme_212205001_Ade Putri Salsabila_Farmasi.pdf
Download (3MB)
Abstract
Latar Belakang: Standar kecantikan yang mengidealkan kulit putih mendorong tingginya permintaan krim pemutih di mana hal tersebut membuka celah peredaran produk ilegal melalui media e-commerce. Salah satu bahan berbahaya yang masih ditemukan dalam produk tersebut adalah hidrokuinon yang merupakan senyawa bersifat toksik dan telah dilarang penggunaannya oleh BPOM. Maka dari itu, penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi keberadaan senyawa hidrokuinon pada krim pemutih ilegal yang dijual secara online.
Tujuan Penelitian: Mengetahui keberadaan hidrokuinon pada krim pemutih ilegal yang beredar di e-commerce Shopee.
Metode Penelitian: Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan pendekatan deskriptif terhadap enam sampel krim pemutih tanpa izin edar BPOM yang diperoleh dari platform e-commerce Shopee. Uji kualitatif dilakukan menggunakan reagen FeCl₃ dan spektroskopi Fourier Transform Infrared dengan teknik Attenuated Total Reflectance (FTIR-ATR).
Hasil Penelitian: Hasil uji FeCl₃ menunjukkan seluruh sampel mengalami perubahan warna menjadi ungu kehitaman, yang mengindikasikan keberadaan senyawa fenolik seperti hidrokuinon. Sementara itu, hasil FTIR-ATR menunjukkan
spektrum serapan khas hidrokuinon pada bilangan gelombang sekitar 803, 1087, 1273, 1473, dan 1521 cm⁻¹ yang sesuai dengan gugus fungsi C–H aromatik, C–O, dan C=C.
Kesimpulan: Berdasarkan hasil dari kedua metode analisis dapat disimpulkan bahwa seluruh sampel krim pemutih ilegal yang diuji positif mengandung hidrokuinon, sehingga melanggar persyaratan BPOM yang melarang penggunaan hidrokuinon dalam kosmetik karena berisiko menyebabkan efek samping serius.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 18 Jun 2026 04:14 |
| Last Modified: | 18 Jun 2026 04:14 |
| URI: | https:///id/eprint/4159 |
