Adelia Ragil Rahayu, - and Shalahuddin Al Madury, - (2025) Evaluasi Penggunaan Anbitiotik pada Pasien Pneumonia Anak dengan Metode Gyssens di RS Bethesda Yogyakarta. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_212205002_Adelia Ragil Rahayu_Farmasi.pdf
Download (909kB)
Abstrak_212205002_Adelia Ragil Rahayu_Farmasi.pdf
Download (184kB)
BAB I_212205002_Adelia Ragil Rahayu_Farmasi.pdf
Download (257kB)
BAB II_212205002_Adelia Ragil Rahayu_Farmasi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (459kB)
BAB III_212205002_Adelia Ragil Rahayu_Farmasi.pdf
Download (300kB)
BAB IV_212205002_Adelia Ragil Rahayu_Farmasi.pdf
Download (366kB)
BAB V_212205002_Adelia Ragil Rahayu_Farmasi.pdf
Download (145kB)
DAFTAR PUSTAKA_212205002_Adelia Ragil Rahayu_Farmasi.pdf
Download (222kB)
LAMPIRAN_212205002_Adelia Ragil Rahayu_Farmasi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Plagiarisme_212205002_Adelia Ragil Rahayu_Farmasi.pdf
Download (6MB)
Abstract
Latar Belakang: Pneumonia komunitas menjadi salah satu penyebab utama rawat inap dengan angka 1,5-19,9% dari total pasien yang dirawat, serta angka kematian berkisar 1,4-4,2%. Antibiotik menjadi lini pertama dalam terapi pneumonia, namun penggunaannya yang tidak rasional dapat menyebabkan resistensi antimikroba dan meningkatkan durasi rawat inap. Evaluasi rasionalitas penggunaan antibiotik penting untuk mendukung efektivitas pengobatan.
Tujuan Penelitian: Mengevaluasi penggunaan antibiotik pada pasien pneumonia anak dengan metode Gyssens di RS Bethesda Yogyakarta.
Metode Penelitian: Penelitian ini termasuk dalam kategori observasional analitik dengan pengambilan data secara retrospektif menggunakan teknik purposive sampling. Data diambil dari rekam medis pasien anak usia 0-9 tahun yang menjalani rawat inap akibat pneumonia komunitas selama tahun 2024. Rasionalitas penggunaan antibiotik dinilai berdasarkan metode Gyssens, dan hubungan dengan lama rawat inap dianalisis menggunakan uji Spearman.
Hasil penelitian: Dari 130 pasien, hanya 13 pasien (10%) mendapat terapi antibiotik rasional (kategori 0), sedangkan 117 pasien (90%) tergolong tidak rasional, dengan kategori terbanyak adalah pemberian antibiotik terlalu singkat (kategori IIIB). Hasil uji menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara rasionalitas penggunaan antibiotik dengan lama rawat inap (p-value < 0,001).
Kesimpulan: Penggunaan antibiotik pada pasien pneumonia anak di RS Bethesda Yogyakarta masih didominasi oleh penggunaan yang tidak rasional. Terdapat hubungan yang signifikan antara rasionalitas penggunaan antibiotik dengan lama rawat inap.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 18 Jun 2026 04:20 |
| Last Modified: | 18 Jun 2026 04:20 |
| URI: | https:///id/eprint/4160 |
