Adinda Siti Agustin, - and Novia Ariani Dewi, - (2025) Evaluasi Rasionalitas Penggunaan Antibiotik pada Pasien Pediatri dengan Infeksi Saluran Pernapasan Atas di RS X Yogyakarta. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_212205003_Adinda Siti Agustin_Farmasi.pdf
Download (474kB)
Abstrak_212205003_Adinda Siti Agustin_Farmasi.pdf
Download (161kB)
BAB I_212205003_Adinda Siti Agustin_Farmasi.pdf
Download (176kB)
BAB II_212205003_Adinda Siti Agustin_Farmasi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (269kB)
BAB III_212205003_Adinda Siti Agustin_Farmasi.pdf
Download (238kB)
BAB IV_212205003_Adinda Siti Agustin_Farmasi.pdf
Download (229kB)
BAB V_212205003_Adinda Siti Agustin_Farmasi.pdf
Download (122kB)
DAFTAR PUSTAKA_212205003_Adinda Siti Agustin_Farmasi.pdf
Download (202kB)
LAMPIRAN_212205003_Adinda Siti Agustin_Farmasi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Plagiarisme_212205003_Adinda Siti Agustin_Farmasi.pdf
Download (5MB)
Abstract
Latar Belakang: Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) merupakan penyakit yang umum menyerang anak-anak, yang dapat disebabkan oleh virus, jamur atau bakteri. Penggunaan antibiotik pada ISPA yang tidak rasional dapat menimbulkan
efek merugikan berupa terjadinya infeksi berulang, peningkatan kesakitan, peningkatan biaya perawatan, dan peningkatan angka kematian serta terjadi resistensi antibiotik.
Tujuan Penelitian: Mengevaluasi penggunaan antibiotik pada pasien pediatri dengan ISPA di RS X Yogyakarta dengan 4 indikator yaitu tepat indikasi, tepat pasien, tepat obat dan tepat dosis.
Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan studi observasional deskriptif dengan pendekatan retrospektif, menggunakan data rekam medis pasien anak rawat jalan di RS X Yogyakarta selama periode Januari-Desember 2024. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dan diperoleh sebanyak 108 pasien yang memenuhi kriteria inklusi.
Hasil Penelitian: Karakteristik pasien didominasi dengan anak usia 5 hingga <10 tahun (73,15%), berjenis kelamin laki-laki (55,56%) dan mayoritas diagnosis faringitis (62,96%). Antibiotik yang paling sering digunakan adalah dengan jenis kategori terapi tunggal (100%), obat yang paling banyak digunakan adalah golongan sefalosporin (50,00%) dengan antibiotik sefiksim (46,30%). Evaluasi
rasionalitas penggunaan antibiotik menunjukkan bahwa (92,59%) menerima terapi tidak rasional, dengan indikator rasionalitas yang meliputi: tepat indikasi (100%), tepat pasien (100%), tepat obat (49,07%) dan tepat dosis (26,85%).
Kesimpulan: Masih terdapat ketidakrasionalitasan pada peresepan antibiotik pada pasien pediatri dengan ISPA di RS X Yogyakarta.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 18 Jun 2026 04:35 |
| Last Modified: | 18 Jun 2026 04:35 |
| URI: | https:///id/eprint/4162 |
