Agustina Jami, - and Arina Titami, - (2025) Potensi Interaksi Obat Antidiabetik Dengan Obat Antihipertensi Pada Pasien Geriatri Rawat Inap Di RS Panti Rapih. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_212205005_Agustina Jami_Farmasi.pdf
Download (1MB)
Abstrak_212205005_Agustina Jami_Farmasi.pdf
Download (252kB)
Bab 1_212205005_Agustina Jami_Farmasi.pdf
Download (278kB)
Bab 2_212205005_Agustina Jami_Farmasi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (785kB)
Bab 3_212205005_Agustina Jami_Farmasi.pdf
Download (337kB)
Bab 4_212205005_Agustina Jami_Farmasi.pdf
Download (338kB)
Bab 5_212205005_Agustina Jami_Farmasi.pdf
Download (254kB)
Daftar Pustaka_212205005_Agustina Jami_Farmasi.pdf
Download (251kB)
Lampiran_212205005_Agustina Jami_Farmasi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Plagiarisme_212205005_Agustina Jami_Farmasi.pdf
Download (5MB)
Abstract
Latar Belakang: Diabetes melitus (DM) adalah penyakit kronis yang ditandai dengan meningkatnya kadar gula darah. DM tipe 2 sering disertai hipertensi karena berbagi karakteristik patofisiologis seperti obesitas dan resistensi insulin. Menurut SKI 2023, prevalensi DM dan hipertensi meningkat pada lansia (2,9%). Kombinasi keduanya sering memicu polifarmasi, yang meningkatkan risiko interaksi obat.
Tujuan Penelitian: Mengetahui ada tidak adanya potensi interaksi antidiabetik dan antihipertensi pada pasien geriatri rawat inap di RS Panti Rapih periode Januari 2020 - Desember 2024.
Metode Penelitian: Desain penelitian ini besifat deskriptif observasional dengan pendekatan retrospektif yang dilakukan di RS Panti Rapih. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan total 44 pasien sebagai sampel. Data
yang dikumpulkan mencakup karakteristik demografi pasien serta pola penggunaan obat antidiabetik oral dan antihipertensi oral. Potensi interaksi obat dianalisis
menggunakan Drugs.com. Analisis data dilakukan secara univariat untuk menggambarkan karakteristik pasien, pola pengobatan, serta potensi terjadinnya interaksi obat
Hasil Penelitian: Pasien geriatri dengan diabetes melitus tipe 2 yang disertai hipertensi di RS Panti Rapih mayoritas berusia 60–74 tahun (61,36%) dengan jenis kelamin perempuan (77,27%). Jenis terapi antidiabetik oral yang paling banyak
digunakan yaitu metformin (62,26%) dan antihipertensi yang paling banyak digunakan yaitu amlodipin (30,43%). Pasien mayoritas menerima ≥5 jenis obat pada hari pertama perawatan (61,36%). Dari hasil evaluasi, ditemukan (56,82) kejadian interaksi obat, dengan tingkat keparahan moderate (52,78%) dan kategori monitor closely (47,22%). Mayoritas mekanismenya interaksi yang terjadi adalah mekanisme farmakodinamik (91,67%).
Kesimpulan: Terdapat potensi interaksi obat antara obat antidiabetik dengan antihipertensi pada pasien geriatri.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 18 Jun 2026 05:19 |
| Last Modified: | 18 Jun 2026 05:19 |
| URI: | https:///id/eprint/4167 |
