Anita Saputri, - and Azka Muhammad Rusydan, - (2025) Analisis Aktivitas Antioksidan Krim Anti-Aging Yang Mengandung Vitamin C dan Beredar Di E-commerce Dengan Metode DPPH. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_212205012_Anita Saputri_Farmasi.pdf
Download (557kB)
Abstrak_212205012_Anita Saputri_Farmasi.pdf
Download (198kB)
BAB 1_212205012_Anita Saputri_Farmasi.pdf
Download (211kB)
BAB 2_212205012_Anita Saputri_Farmasi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (523kB)
BAB 3_212205012_Anita Saputri_Farmasi.pdf
Download (266kB)
BAB 4_212205012_Anita Saputri_Farmasi.pdf
Download (371kB)
BAB 5_212205012_Anita Saputri_Farmasi.pdf
Download (160kB)
Daftar Pustaka_212205012_Anita Saputri_Farmasi.pdf
Download (199kB)
Lampiran_212205012_Anita Saputri_Farmasi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Plagiarisme_212205012_Anita Saputri_Farmasi (2).pdf
Download (3MB)
Abstract
Latar Belakang: Penuaan kulit dipengaruhi faktor internal dan eksternal seperti UV, polusi, dan gaya hidup. Radikal bebas mempercepat penuaan, sehingga antioksidan seperti vitamin C sering digunakan dalam produk anti-aging untuk menetralisirnya. Produk anti-aging banyak beredar di e-commerce yang tidak memiliki izin edar BPOM, sehingga menimbulkan kekhawatiran terkait efektivitas dan keamanan penggunannya. Metode DPPH dipilih karena memiliki prosedur yang sederhana, cepat, sensitif, serta dapat diaplikasikan pada berbagai jenis sampel kosmetik tanpa meningkatkan risiko degradasi vitamin C.
Tujuan Penelitian: Menganalisis aktivitas antioksidan pada krim anti-aging mengandung vitamin C yang tersedia di e-commerce menggunakan metode DPPH untuk mengukur nilai IC50, serta mengklasifikasikan tingkat aktivitas antioksidan tersebut.
Metode Peneltiain: Analisis aktivitas antioksidan krim anti-aging mengandung vitamin C dilakukan dengan metode DPPH menggunakan spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang maksimum dengan operating time 33 menit dan hasil dinyatakan sebagai nilai IC₅₀.
Hasil Penelitian: Berdasarkan perhitungan nilai IC50 seluruh data yang diperoleh merupakan data ekstrapolasi, dengan nilai IC₅₀ Vitamin C 35,7073 ± 13,2944, sedangkan pada kelima sampel krim anti-aging secara berurutan yaitu: Sampel A 5424,138 ± 2473,566, Sampel B 3097,428 ± 306,3048, Sampel C 10144,99 ± 4949,559, Sampel D 9129,161 ± 6284,994, Sampel E 7730,467 ± 1186,126 ppm.
Kesimpulan: Pada seluruh sampel krim anti-aging mengandung Vitamin C didapatkan nilai IC50 > 200 ppm, sehingga dapat diklasifikasikan aktivitas antioksidan nya sangat lemah.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 18 Jun 2026 07:23 |
| Last Modified: | 18 Jun 2026 07:23 |
| URI: | https:///id/eprint/4186 |
