Irma Nurchasanah, - and Sutejo, - (2012) HUBUNGAN KEMAMPUAN KONTROL DIRI (LOCUS OF CONTROL) DENGAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN STIKES JENDERAL A. YANI YOGYAKARTA. Masters thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogykarta.
Judul-Daftar Isi_Irma Nurchasanah_32105013_1.pdf
Download (398kB)
Intisari-Abstract_Irma Nurchasanah_32105013_2.pdf
Download (94kB)
Bab I_Irma Nurchasanah_32105013_3.pdf
Download (160kB)
Bab II_Irma Nurchasanah_32105013_4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (201kB)
Bab III_Irma Nurchasanah_32105013_5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (168kB)
Bab IV_Irma Nurchasanah_32105013_6.pdf
Download (190kB)
Bab V_Irma Nurchasanah_32105013_7.pdf
Download (94kB)
Daftar Pustaka_Irma Nurchasanah_32105013_8.pdf
Download (95kB)
Lampiran_Irma Nurchasanah_32105013_9.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (137kB)
Abstract
INTISARI Latar Belakang : Informed consent merupakan salah satu faktor penting dalam pelayanan kesehatan terutama kaitannya dengan penghormatan terhadap hak-hak asasi manusia yang antara lain meliputi: hak informasi (adequate information), hak memberikan persetujuan (informed consent), hak atas rahasia kedokteran (medical secrecy) dan hak atas pendapat kedua (second opinion). Tujuan : Untuk mengetahui Pelaksanaan Informed Consent Pada Pasien Pre Operasi di Ruang Melati RSUD Panembahan Senopati Bantul. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian survei dengan metode observasi. Sampel yang digunakan dengan menggunakan consecutive sampling dan diperoleh jumlah sampel 43 orang. Uji validitas dalam penelitian ini menggunakan content validity dan analisis data menggunakan distribusi frekuensi. Hasil : Pelaksanaan Informed consent telah dilaksanakan 100% di RSUD Panembahan Senopati Bantul, pihak yang memberikan informasi dalam pelaksanaan informed consent tindakan medik adalah dokter yang melakukan operasi. Informasi atau penjelasan yang disampaikan dalam informed consent tindakan medik masuk dalam kategori baik dan yang menerima informasi dalam informed consent tindakan medik adalah keluarga/wali. Informasi dalam informed consent disampaikan sehari sebelum operasi oleh dokter yang akan melakukan tindakan operasi dengan persetujuan dari keluarga. Pasien atau keluarga dalam memberikan persetujuan dengan cara tertulis di dalam lembar persetujuan tindakan medik dengan disertai saksi dari pasien yaitu pasien dan keluarga dan sebagai saksi dari rumah sakit adalah perawat. Kesimpulan : Informed consent di RSUD Panembahan Senopati Bantul telah dilaksanakan 100%. Saran : Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk mempertahankan dan meningkatkan pelaksanaan pemberian informed consent tindakan medis dan keperawatan di RSUD Panembahan Senopati Bantul.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Informed consent, RSUD Panembahan Senopati Bantul |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Erna Fitri Widayati |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 08:35 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 08:35 |
| URI: | https:///id/eprint/4302 |
