Friska Andriani Putri, - and Kholif Sholehah Indra Kurniasih, - (2025) Analisis Kadar Hidrokuinon Pada Krim Pemutih Wajah Yang Beredar Di E-Commerce Dengan Metode Spektrofotometri UV-VIS. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_212205041_Friska Andriani Putri _Farmasi.pdf
Download (1MB)
Abstrak_212205041_Friska Andriani Putri_Farmasi.pdf
Download (261kB)
Bab 1_212205041_Friska Andriani Putri_Farmasi.pdf
Download (304kB)
Bab 2_212205041_Friska Andriani Putri_Farmasi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (309kB)
Bab 3_212205041_Friska Andriani Putri_Farmasi.pdf
Download (306kB)
Bab 4_212205041_Friska Andriani Putri_Farmasi.pdf
Download (358kB)
Bab 5_212205041_Friska Andriani Putri_Farmasi.pdf
Download (243kB)
Daftar Pustaka_212205041_Friska Andriani Putri_Farmasi.pdf
Download (220kB)
Lampiran_212205041_Friska Andriani Putri_Farmasi..pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Plagiarisme_212205041_Friska Andriani Putri_Farmasi.pdf
Download (6MB)
Abstract
Latar Belakang: Permintaan krim pemutih wajah semakin meningkat seiring tren kulit cerah, namun banyak produk yang dijual bebas tanpa izin BPOM dan berisiko mengandung bahan berbahaya seperti hidrokuinon. Hidrokuinon efektif memutihkan kulit, tetapi berbahaya dalam kadar tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis kandungan hidrokuinon pada krim pemutih tanpa label BPOM yang dijual di e-commerce, menggunakan metode Spektrofotometri UV-Vis untuk
menilai keamanannya.
Tujuan penelitian: Mengetahui kadar hidrokuinon dalam krim pemutih wajah secara kualitatif dengan reagen FeCl₃ dan spektrofotometri UV-Vis, serta secara kuantitatif dengan pengukuran menggunakan spektrofotometri UV-Vis.
Metode Penelitian: Penelitian menggunakan kualitatif dan kuantitatif. Uji kualitatif dengan FeCl₃ dan scanning UV-Vis dengan rentang λ maks 250-350 untuk mendeteksi keberadaan hidrokuinon. Uji kuantitatif dilakukan pada λ maks dengan
Spektrofotometri UV-Vis berdasarkan kurva baku.
Hasil Penelitian: Berdasarkan hasil analisis dari tujuh sampel krim pemutih wajah yang diteliti, enam sampel (kode B, C, D, E, F, dan G) terbukti positif mengandung hidrokuinon dengan kadar masing-masing sampel, yaitu sampel B = 1,221 %b/b ± 0,040; C = 1,579 %b/b ± 0,015; D = 1,400 %b/b ± 0,026; E = 1,741 %b/b ± 0,034; F = 1,322 %b/b ± 0,034; dan G = 0,101 %b/b ± 0,003. Seluruh kadar tersebut secara signifikan melebihi batas maksimal yang diizinkan oleh BPOM, yaitu tidak diperbolehkan dalam sediaan krim pemutih wajah.
Kesimpulan: Berdasarkan hasil analisis kualitatif dan kuantitatif Enam dari tujuh sampel (B, C, D, E, F, dan G) krim pemutih yang dijual di e-commerce TikTok mengandung hidrokuinon dan tidak memenuhi standar keamanan BPOM.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 19 Jun 2026 14:45 |
| Last Modified: | 19 Jun 2026 14:45 |
| URI: | https:///id/eprint/4374 |
