Inggerid Ellis Enus, - and Dwi Larasati, - (2025) Formulasi Dan Uji Aktivitas Antioksidan Krim Ekstrak Etanol Daun Kelor (Moringa oleifera Lamk.) Menggunakan Metode DPPH. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_21220549_Inggerid Ellis Enus_Farmasi.pdf
Download (599kB)
Abstrak_21220549_Inggerid Ellis Enus_Farmasi.pdf
Download (103kB)
Bab 1_21220549_Inggerid Ellis Enus_Farmasi.pdf
Download (77kB)
Bab 2_21220549_Inggerid Ellis Enus_Farmasi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (257kB)
Bab 3_21220549_Inggerid Ellis Enus_Farmasi.pdf
Download (222kB)
Bab 4_21220549_Inggerid Ellis Enus_Farmasi.pdf
Download (337kB)
Bab 5_ 21220549_Inggerid Ellis Enus_Farmasi_Farmasi.pdf
Download (51kB)
Daftar Pustaka_212205105_Inggerid Ellis Enus_Farmasi.pdf
Download (139kB)
Lampiran_21220549_Inggerid Ellis Enus_Farmasi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Plagiarisme_212205105_Inggerid Ellis Enus_Farmasi.pdf
Download (6MB)
Abstract
Latar Belakang: Paparan sinar ultraviolet (UV) dapat mempercepat pembentukan radikal bebas (ROS) yang merusak kulit. Antioksidan diperlukan untuk menetralkan radikal bebas karena antioksidan endogen tubuh tidak mencukupi. Daun kelor (Moringa oleifera Lamk.) mengandung flavonoid dan polifenol sebagai antioksidan alami. Penelitian ini bertujuan memformulasikan krim ekstrak etanol daun kelor 96%
dengan variasi konsentrasi serta mengevaluasi sifat fisik dan aktivitas antioksidannya menggunakan metode DPPH.
Tujuan Penelitian: Mengetahui karakteristik, dan aktivitas penangkapan radikal bebas DPPH sediaan krim ekstrak etanol 96% daun kelor dengan variasi konsentrasi ekstrak.
Metode Penelitian: Penelitian eksperimental dengan metode ekstraksi Ultrasonic Assisted Extraction (UAE). Ekstrak diformulasikan menjadi krim dengan konsentrasi F1 (5%), F2 (7%), dan F3 (9%). Evaluasi meliputi organoleptis, pH, daya sebar, daya lekat, viskositas, stabilitas, serta uji aktivitas antioksidan metode DPPH untuk menentukan nilai IC50.
Hasil Penelitian: Formula F1 hingga F3 memenuhi persyaratan fisik sediaan topikal. Variasi konsentrasi berpengaruh terhadap pH, viskositas, daya sebar, dan daya lekat. Uji DPPH menunjukkan peningkatan konsentrasi ekstrak meningkatkan aktivitas antioksidan. Nilai IC50 masing-masing formula adalah, F1: 256,78 ppm, F2: 187,26 ppm, dan F3: 129,15 ppm. Formula F3 menunjukkan aktivitas antioksidan paling kuat.
Kesimpulan: Krim ekstrak daun kelor memenuhi standar sediaan topikal dan memiliki aktivitas antioksidan yang meningkat seiring konsentrasi ekstrak. Formula F3 merupakan formula terbaik dengan nilai IC50 terendah (129,15 ppm).
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 19 Jun 2026 15:39 |
| Last Modified: | 19 Jun 2026 15:39 |
| URI: | https:///id/eprint/4377 |
