Nadia Adelya, - and Francisca Romana Sri Supadmi, - (2025) GAMBARAN HASIL PEMERIKSAAN HEPATITIS B PADA DARAH PENDONOR DENGAN METODE CHLIA DI UDD PMI KOTA YOGYAKARTA TAHUN 2024. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_221206013_Nadia Adelya_TBD.pdf
Download (2MB)
Abstrak_221206013_Nadia Adelya_TBD .pdf
Download (186kB)
Bab I_221206013_Nadia Adelya_TBD.pdf
Download (267kB)
Bab II_221206013_Nadia Adelya_TBD.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (262kB)
Bab III_221206013_Nadia Adelya_TBD.pdf
Download (138kB)
Bab IV_221206013_Nadia Adelya_TBD.pdf
Download (147kB)
Bab V_221206013_Nadia Adelya_TBD.pdf
Download (216kB)
Daftar Pustaka_221206013_Nadia Adelya_TBD.pdf
Download (209kB)
Lampiran_221206013_Nadia Adelya_TBD.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (853kB)
Plagiarisme_221206013_Nadia Adelya_TBD.pdf
Download (2MB)
Abstract
Latar Belakang : Transfusi darah merupakan layanan krusial dalam dunia medis namun berisiko menularkan penyakit infeksi, salah satunya Hepatitis B. Untuk menjamin keamanan darah, diperlukan skrining yang akurat. UDD PMI Kota Yogyakarta menggunakan metode Chemiluminescence Immuno Assay (ChLIA) dalam mendeteksi Hepatitis B pada pendonor darah.
Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran hasil pemeriksaan Hepatitis B pada darah pendonor dengan metode ChLIA di UDD PMI Kota Yogyakarta tahun 2024.
Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif . Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh hasil pemeriksaan skrining IMLTD di UDD PMI Kota Yogyakarta pada tahun 2024 berjumlah 43.635 kantong darah. Sampel dalam penelitian ini menggunakan seluruh populasi (total) dengan teknik total sampling. Analisis data secara univariat dengan cara mendeskripsikan setiap variabel dalam tabel distribusi frekuensi.
Hasil Penelitian : Hasil penelitian pemeriksaan Hepatitis B pada darah pendonor dengan metode ChLIA di UDD PMI Kota Yogyakarta tahun 2024 total pendonor 43.635 , didapatkan reaktif sebanyak 91 (0,2%). Karakteristik pendonor reaktif didominasi oleh kelompok usia 46– 65 tahun 35 (38,5%), jenis kelamin laki-laki 54 (59,3%), golongan darah O 34 (37,4%), jenis pendonor sukarela 91 (100%), jenis pekerjaan swasta 38 (41,7%), lokasi donasi Mobile Unit 60 (65,9%) dan pendonor baru paling banyak 51 (56%).
Kesimpulan : Hasil pemeriksaan Hepatitis B pada darah pendonor dengan metode ChLIA di UDD PMI Kota Yogyakarta tahun 2024 dengan total pendonor 43.635, didapatkan reaktif hepatitis B sebanyak 91 (0,2%). Tindak lanjut darah yang reaktif dilakukan pemeriksaan ulang (induplikat)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hepatitis B, Skrining IMLTD, ChLIA, Donor Darah |
| Subjects: | R Medicine > RB Blood Bank Technology |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 22 Jun 2026 01:47 |
| Last Modified: | 22 Jun 2026 01:47 |
| URI: | https:///id/eprint/4391 |
