Nur Wahyuningsih, - and Reza Iqbal Suhada, - (2025) GAMBARAN HASIL INKOMPATIBEL MINOR DAN AUTOKONTROL PADA PEMERIKSAAN CROSSMATCH DI UDD PMI KABUPATEN BANTUL TAHUN 2024. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_221206042_Nur Wahyuningsih_TBD.pdf
Download (553kB)
Abstrak_221206042_Nur Wahyuningsih_TBD.pdf
Download (214kB)
Bab 1_221206042_Nur Wahyuningsih_TBD.pdf
Download (226kB)
Bab 2_221206042_Nur Wahyuningsih_TBD.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (331kB)
Bab 3_221206042_Nur Wahyuningsih_TBD.pdf
Download (232kB)
Bab 4_221206042_Nur Wahyuningsih_TBD.pdf
Download (308kB)
Bab 5_221206042_Nur Wahyuningsih_TBD.pdf
Download (215kB)
Daftar Pustaka_221206042_Nur Wahyuningsih_TBD.pdf
Download (188kB)
Lampiran_221206042_Nur Wahyuningsih_TBD.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Plagiarisme_221206042_Nur Wahyuningsih_TBD.pdf
Download (3MB)
Abstract
Latar Belakang: Transfusi darah memerlukan pemeriksaan crossmatch untuk memastikan kecocokan darah donor dan pasien. Inkompatibilitas pada uji minor dan autkontrol dapat menunjukkan adanya antibodi iregular atau autoantibodi yang berisiko menimbulkan reaksi transfusi. Berdasarkan studi pendahuluan terdapat 129 hasil crossmatch inkompatibel minor dan autokontrol . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran hasil inkompatibel tersebut di UDD PMI Kabupaten Bantul tahun 2024.
Tujuan Penelitian: Mengetahui gambaran hasil inkompatibel minor dan autokontrol berdasarkan jumlah kasus, golongan darah, usia, jenis kelamin, bagian perawatan, dan riwayat transfusi.
Metode Penelitian: Penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan crosssectional, menggunakan data sekunder dari pemeriksaan crossmatch inkompatibel tahun 2024 dengan teknik total sampling.
Hasil Penelitian: Terdapat 98 kasus inkompatibel minor dan autokontrol, paling banyak pada bulan Desember (19,39%), golongan darah O Rh Positif (33,7%), usia Dewasa 20-59 tahun (51,02%), dan perempuan (55,01%). Sebagian besar berasal dari bagian perawatan Penyakit Dalam (81,63%) dan belum pernah transfusi (83,07%).
Kesimpulan: Inkompatibilitas minor dan autokontrol paling sering terjadi pada pasien golongan darah O Rh Positif, usia dewasa, perempuan, dirawat di bagian penyakit dalam, dan tanpa riwayat transfusi, sehingga perlu perhatian lebih dalam pemeriksaan pra-transfusi.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Crossmatch, Inkompatibel Minor Autokontrol, Transfusi Darah, UDD PMI Bantul |
| Subjects: | R Medicine > RB Blood Bank Technology |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 22 Jun 2026 04:11 |
| Last Modified: | 22 Jun 2026 04:11 |
| URI: | https:///id/eprint/4418 |
