Jesika Tania, - and Arina Titami, - (2025) Evaluasi Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Pediatri Dengan Demam Tifoid Di Instalasi Rawat Inap RSA UGM. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_212205052_Jesika Tania_Farmasi.pdf
Download (255kB)
Abstrak_212205052_Jesika Tania_Farmasi.pdf
Download (124kB)
Bab 1_212205052_Jesika Tania_Farmasi.pdf
Download (145kB)
Bab 2_212205052_Jesika Tania_Farmasi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (162kB)
Bab 3_212205052_Jesika Tania_Farmasi.pdf
Download (175kB)
Bab 4_212205052_Jesika Tania_Farmasi.pdf
Download (180kB)
Bab 5_212205052_Jesika Tania_Farmasi.pdf
Download (62kB)
Daftar Pustaka_212205052_Jesika Tania_Farmasi.pdf
Download (132kB)
Lampiran_212205052_Jesika Tania_Farmasi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Plagiarisme_212205052_Jesika Tania_Farmasi.pdf
Download (2MB)
Abstract
Latar Belakang: Antibiotik merupakan terapi utama yang digunakan dalam menangani demam tifoid yang disebabkan infeksi bakteri Salmonella typhi. Penggunaan antibiotik yang sesuai sangat diperlukan untuk menangani infeksi ini secara efektif. Antibiotik yang digunakan secara tidak rasional dapat menyebabkan resistensi. Hal tersebut terjadi karena bakteri dapat melemahkan efek antibiotik. Salah satu upaya dalam mengurangi resistensi antibiotik adalah dengan mengevaluasi penggunaannya.
Tujuan Penelitian: Mengevaluasi penggunaan antibiotik pada pasien pediatri dengan demam tifoid di Instalasi Rawat Inap RSA UGM.
Metode Penelitian: Desain penelitian ini adalah deskriptif observasional dengan pengumpulan data secara retrosfektif dari data rekam medis. Sampel pasien pediatri dengan demam tifoid yang memenuhi kriteria inklusi yaitu sebanyak 61 pasien. Data yang diperoleh dianalisis dengan metode univariat dalam bentuk persentase untuk menggambarkan karakteristik pasien, karakteristik antibiotik, dan evaluasi
penggunaan antibiotik pada pasien dengan demam tifoid. Evaluasi pengggunaan antibiotik dilakukan dengan menggunakan pedoman Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No 28 Tahun 2021, Drugs Information Handbook edisi 21, dan IONI 2017.
Hasil Penelitian: Pasien pediatri dengan demam tifoid mayoritas pada usia 2-12 tahun (70,49%), dengan jenis kelamin perempuan (50,82%), dan tidak memiliki penyakit penyerta (81,97%). Regimen antibiotik yang paling banyak digunakan adalah antibiotik tunggal (91,80%), dengan jenis antibiotik seftriakson (52,31%) dan golongan sefalosporin (79,69%). Hasil evaluasi penggunaan antibiotik didapatkan tepat indikasi (100%), tepat pasien (100%), tepat obat (60,7%) dan tepat dosis (91,80%).
Kesimpulan: Hasil evaluasi penggunaan antibiotik menunjukkan bahwa aspek tepat indikasi dan tepat pasien telah sesuai dengan pedoman, namun masih terdapat ketidaksesuaian pada aspek tepat obat, dan tepat dosis.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 22 Jun 2026 15:49 |
| Last Modified: | 22 Jun 2026 15:49 |
| URI: | https:///id/eprint/4452 |
