Dwikora Warganingsih, - and Supiyati, - (2009) Gambaran Pemilihan Tempat dan Penolong Persalinan pada Ibu Hamil Trisemester II - III di Desa Jatisarono Nanggulan Kulon Progo. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_Dwikora Warganingsih_137505.pdf
Download (181kB)
Intisari_Dwikora Warganingsih_137505.pdf
Download (173kB)
Bab 1_Dwikora Warganingsih_137505.pdf
Download (93kB)
Bab 2_Dwikora Warganingsih_137505.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (129kB)
Bab 3_Dwikora Warganingsih_137505.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (106kB)
Bab 4_Dwikora Warganingsih_137505.pdf
Download (86kB)
Bab 5_Dwikora Warganingsih_137505.pdf
Download (51kB)
Daftar Pustaka_Dwikora Warganingsih_137505.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (76kB)
Abstract
Latar belakang: Ibu hamil jarang memeriksakan kehamilannya secara rutin dan persalinannya masih banyak ditolong oleh tenaga non medis atau dukun daripada ditolong oleh tenaga medis yang dalam hal ini oleh bidan. Disamping itu lemahnya wanita untuk dapat memutuskan secara mandiri tentang kebutuhan pelayanan kesehatan menjadi faktor penghambat lain, dimana kita ketahui bahwa faktor akses terhadap pelayanan ANC, persalinan, nifas, bayi baru lahir, KB dan konseling sangat menentukan terhadap kejadian kematian maternal dan neonatal. Tingginya cakupan pemeriksaan kehamilan oleh tenaga kesehatan haruslah diimbangi dengan cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan. Tujuan: Untuk mengetahui gambaran pemilihan tempat dan penolong persalinan pada ibu hamil Trimester II-III di Desa Jatisarono Nanggulan Kulon Progo. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester II-III di desa Jatisarono Nanggulan Kulon Progo selama bulan desember Th 2009 yaitu sebanyak 30 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuisoner kuesioner semi terbuka. Kuesioner dukungan sosial diadopsi dari Fitri, Z. E. Analisa data yang digunakan adalah dengan melakukan proporsi dari data-data yang berkaitan dengan variabel. Hasil: Responden memilih tempat persalinan di BPS dan penolong persalinan tenaga kesehatan dengan alasan aman yaitu sebanyak 20 orang (66,7%) dan yang paling sedikit dengan alasan praktis yaitu sebanyak 1 orang (3,3%).
Pembahasan: Responden memilih tenaga kesehatan karena tenaga kesehatan terutama bidan dipandang lebih mampu menangani kasus persalinan dibandingkan dukun. Hal tersebut disebabkan karena tenaga kesehatan sudah tersebar di semua lapisan masyarakat termasuk pedesaan, disamping itu tempat yang terjangkau karena di hampir setiap desa ada BPSnya dan biaya yang lebih murah dibanding rumah sakit atau puskesmas. Kelebihan BPS dibandingkan rumah adalah dari segi keamanan ibu dan bayi.
Kesimpulan: Responden memilih tempat persalinan di BPS dan penolong persalinan tenaga kesehatan dengan alasan aman.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | tempat persalinan, penolong persalinan |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Yanti - - |
| Date Deposited: | 23 Jun 2026 03:05 |
| Last Modified: | 23 Jun 2026 03:05 |
| URI: | https:///id/eprint/4476 |
