Feleria Alwer, - and Sutejo, - (2013) HUBUNGAN FREKUENSI HEMODIALISA DENGAN PENAMPILAN PERAN PADA PASIEN DENGAN GAGAL GINJAL KRONIS DI RS PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL. Masters thesis, Universitas Jendaral Achmad Yani Yogyakarta.
Feleria Alwer_32115018_Halaman Judul.pdf
Download (382kB)
Feleria Alwer_32115018_Intisari.pdf
Download (122kB)
Feleria Alwer_32115018_BAB I.pdf
Download (128kB)
Feleria Alwer_32115018_BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (155kB)
Feleria Alwer_32115018_BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (273kB)
Feleria Alwer_32115018_BAB IV.pdf
Download (186kB)
Feleria Alwer_32115018_BAB V.pdf
Download (74kB)
Feleria Alwer_32115018_Daftar Pustaka.pdf
Download (111kB)
Feleria Alwer_32115018_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (794kB)
Abstract
Feleria1, Sutejo2, Fajriyati3 Latar Belakang : Berdasarkan estimasi WHO tahun 2005 jumlah penduduk dunia yang menderita gagal ginjal kronik sebanyak 500 juta orang dan harus menjalani hidup dengan bergantung pada cuci darah sebanyak 1,5 juta orang. Di RSUD Panembahan Senopati Bantul penderita gagal ginjal kronik pada bulan April 2012 sebesar 163 orang. Terapi penyembuhan sebagai salah satu cara untuk mempertahankan atau meningkatkan kualitas hidup penderita dan kondisi tersebut menimbulkan berbagai perubahan bagi penderita. Perubahan tersebut akhirnya akan mempengaruhi konsep diri pasien. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan frekuensi hemodialisa dengan penampilan peran pada pasien gagal ginjal kronis dengan karakteristi pasien di ruang Hemodialisa RSUD Panembahan Senopati Bantul.
Metode : Penelitian ini merupakan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien yang menjalani hemodialisa di RSUD Panembahan Senopati Bantul pada bulan April 2012 yang berjumlah 163 orang. Teknik pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling dan berdasarkan perhitungan didapatkan jumlah sampel sebanyak 63. Metode pengumpulan data menggunakan kuesionern dengan menggunakan analisis Rank Spearman.
Hasil : Frekuensi hemodialisa pasien GGK di RSUD Panembahan Senopati Bantul melakukan terapi hemodialisa sebanyak 6-8 kali/bulan yaitu sebesar 47,6%. Penampilan peran pasien GGK di RSUD Panembahan Senopati Bantul Masuk dalam kategori sedang yaitu sebesar 61,9%. Berdasarkan hasil analisis korelasi Rank Spearman diperoleh nilai korelasi sebesar 0,653 dan p-value sebesar 0,000 < 0,05, yang berarti bahwa terdapat hubungan yang kuat dan signifikan antara frekuensi hemodialisa dengan penampilan peran pada pasien GGK di RSUD Panembahan Senopati Bantul.
Kesimpulan : Terdapat hubungan yang kuat dan signifikan antara frekuensi hemodialisa dengan penampilan peran pada pasien GGK di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadikan pasien hemodialisa menjadi termotivasi terutama mengenai penampilan peran atau gambaran perubahan penampilan peran terkait dengan waktu menjalani hemodialisa.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Gagal Ginjal Kronik, Hemodialisa, Penampilan Peran |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Erna Fitri Widayati |
| Date Deposited: | 26 Jul 2026 04:07 |
| Last Modified: | 26 Jul 2026 04:07 |
| URI: | https:///id/eprint/4539 |
