Meila Diana, - and Mitsalina Fildzah Arifah, - (2025) Identifikasi Kandungan Formalin pada Tahu Putih di Pasar Tradisional Wates dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_212205064_Meila Diana_Farmasi.pdf
Download (646kB)
Abstrak_212205064_Meila Diana_Farmasi.pdf
Download (231kB)
Bab I_212205064_Meila Diana_Farmasi.pdf
Download (260kB)
Bab II_212205064_Meila Diana_Farmasi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (622kB)
Bab III_212205064_Meila Diana_Farmasi.pdf
Download (356kB)
Bab IV_212205064_Meila Diana_Farmasi.pdf
Download (409kB)
Bab V_212205064_Meila Diana_Farmasi.pdf
Download (226kB)
Daftar Pustaka_212205064_Meila Diana_Farmasi.pdf
Download (224kB)
Lampiran_212205064_Meila Diana_Farmasi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Plagiarisme_212205064_Meila Diana_Farmasi.pdf
Download (5MB)
Abstract
Latar Belakang : Bahan Tambahan Pangan (BTP) digunakan untuk
mempengaruhi sifat pangan, termasuk bahan pengawet yang diizinkan dan dilarang, seperti formalin. Meski dilarang, formalin masih sering ditemukan pada tahu putih di pasar tradisional untuk memperpanjang daya simpan. Di pasar tradisional Wates, beberapa tahu putih belum memiliki izin PIRT, sehingga rawan ditambahkan formalin. Hal ini mendorong perlunya identifikasi formalin pada tahu putih di pasar tersebut.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi keberadaan formalin pada tahu putih yang dijual di pasar tradisional Wates Kabupaten Kulonprogo dengan analisis kualitatif dan kuantitatif.
Metode : Penelitian ini dirancang secara deskriptif non-eksperimental dengan uji organoleptis, kualitatif, validasi metode dan kuantitatif. Tahapan penelitian meliputi uji organoleptis selama tiga hari, analisis kualitatif dengan reagen dan scanning panjang gelombang maksimal, validasi metode dan uji kuantitatif dengan Spektrofotometri UV-Vis.
Hasil : Hasil penelitian dari lima pedagang tahu putih mengalami perubahan organoleptis pada bau, tekstur, dan warna di hari ketiga. Hasil kualitatif dengan reagen dan scanning panjang gelombang menunjukkan seluruh sampel tidak
mengalami perubahan warna, namun menunjukkan puncak absorbansi formalin pada S2.3, S4.1, dan S5.2. Validasi metode memenuhi syarat linieritas dan kisaran linier dengan r = 0,999, akurasi sebesar 91,803%- 93,989%, presisi sebesar 3,761% serta LOD dan LOQ yaitu 1,965 ppm dan 5,954 ppm. Hasil kuantitatif terdapat sekelumit kadar formalin pada S1, sedangkan data lain di bawah LOD. Metode penelitian ini kurang sensitif pada kadar formalin yang sangat rendah.
Kesimpulan : Sampel tahu dari lima pedagang di Pasar Tradisional Wates Kabupaten Kulon Progo bebas formalin secara kualitatif dan terdapat sekelumit kadar formalin secara kuantitatif, namun tidak dapat dikuantifikasi. Validasi metode memenuhi syarat tiap parameter.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 23 Jun 2026 15:02 |
| Last Modified: | 23 Jun 2026 15:02 |
| URI: | https:///id/eprint/4626 |
