Baiq Ridha Hairani, - and Endang Rostiati, - (2014) GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN PASANGAN USIA SUBUR TERHADAP ALAT KONTRASEPSI TUBEKTOMI DI DESA BAWURAN KECAMATAN PLERET KABUPATEN BANTUL. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1311088_Baiq Ridha Hairani_D3 Kebidanan.pdf
Download (375kB)
Abstrak_1311088_Baiq Ridha Hairani_D3 Kebidanan.pdf
Download (15kB)
BAB I_1311088_Baiq Ridha Hairani_D3 Kebidanan.pdf
Download (164kB)
BAB II_1311088_Baiq Ridha Hairani_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (219kB)
BAB III_1311088_Baiq Ridha Hairani_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (185kB)
BAB IV_1311088_Baiq Ridha Hairani_D3 Kebidanan.pdf
Download (183kB)
BAB V_1311088_Baiq Ridha Hairani_D3 Kebidanan.pdf
Download (93kB)
Daftar Pustaka_1311088_Baiq Ridha Hairani_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (145kB)
Lampiran_1311088_Baiq Ridha Hairani_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Latar Belakang: AKI di Indonesia mencapai 228/100.000 kelahiran hidup. Salah satu upaya pencegahan atau penurunan AKI di Indonesia adalah dengan mengerakkan masyarakat terutama pada Pasangan Usia Subur (PUS) untuk menggunakan kontrasepsi. Usaha-usaha tersebut ada yang bersifat sementara dan bersifat permanen. Kontrasepsi yang bersifat permanen yaitu kontrasepsi mantap yang meliputi Medis Operatif Pria dan Medis Operatif Wanita. Dari studi pendahuluan peneliti berhasil wawancara mengenai alat kontrasepsi tubektomi pada 10 Pasangan Usia Subur di Desa Bawuran di dapatkan hasil bahwa 3 orang tahu tentang cara pelaksanaan tubektomi yaitu dengan tindakan pembedahan/operasi, keuntungan dan keterbatasan dari alat kontrasepsi tubektomi dan dari ketiga Pasangan Usia Subur tersebut juga beranggapan bahwa tubektomi adalah alat kontrasepsi yang mengerikan serta mahal biayanya dan 7 orang belum mengetahui tentang alat kontrasepsi tubektomi. Tujuan: Mengetahui gambaran pengetahuan Pasangan Usia Subur terhadap alat kontrasepsi tubektomi di DesaBawuran. Metode: Penelitian ini adalah diskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah Pasangan Usia Subur yang di Desa Bawuran Kecamatan Pleret Kabupaten Bantul dengan teknik sampel random sampling yang berjumlah 93 responden.Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner tertutup, analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil: Tingkat pengetahuan Pasangan Usia Subur tentang alat kontrasepsi tubektomi cukup (61,3%), tingkat pengetahuan tentang keuntungan dan keterbatasan alat kontrasepsi tubektomi baik(66.7%), tingkat pengetahuan tentang syarat-syarat alat kontrasepsi tubektomi cukup (40,9%), tingkat pengetahuan tentang komplikasi, penanganan dan efek alat kontrasepsi tubektomi kurang(43.0%), tingkat pengetahuan tentang waktu pelaksanaan dan teknik pembedahan alat kontrasepsi tubektomi baik (61,3%), tingkat pengetahuan tentang konseling pra dan pasca operasi alat kontrasepsi tubektomi serta perawatannya kurang (46,2%). Simpulan: Tingkat pengetahuan Pasangan Usia Subur tentang alat kontrasepsi tubektomi di Desa Bawuran Kecamatan Pleret Kabupaten Bantul cukup (55,9%).
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pengetahuan, Pasangan Usia Subur, Kontrasepsi Tubektomi |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 24 Jun 2026 02:29 |
| Last Modified: | 24 Jun 2026 02:29 |
| URI: | https:///id/eprint/4647 |
