Rikhaturhohmah, - and Rizqa Salsabila Firdausia, - (2025) Optimasi Proses Ekstraksi Terhadap Kadar Fenolik Total Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) Berdasarkan Response Surface Methodology. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_212205082_Rikhaturhohmah_Farmasi.pdf
Download (460kB)
Abstrak_212205082_Rikhaturhohmah_Farmasi.pdf
Download (94kB)
Bab 1_212205082_Rikhaturhohmah_Farmasi.pdf
Download (191kB)
Bab 2_212205082_Rikhaturhohmah_Farmasi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (106kB)
Bab 3_212205082_Rikhaturhohmah_Farmasi.pdf
Download (98kB)
Bab 4_212205082_Rikhaturhohmah_Farmasi.pdf
Download (229kB)
Bab 5_212205082_Rikhaturhohmah_Farmasi.pdf
Download (85kB)
Daftar Pustaka_212205082_Rikhaturhohmah_Farmasi.pdf
Download (189kB)
Lampiran_212205082_Rikhaturhohmah_Farmasi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Plagiarisme_212205082_Rikhaturhohmah_Farmasi.pdf
Download (123kB)
Abstract
Latar Belakang: Clitoria ternatea L., atau yang lebih dikenal sebagai bunga telang merupakan tanaman herbal yang telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional. Berbagai penelitian membuktikan bahwa bunga telang memiliki manfaat kesehatan berkat kandungan senyawa fenoliknya. Salah satu metode ekstraksi yang efektif untuk mengisolasi senyawa tersebut adalah Ultrasonic Assisted Extraction (UAE). Metode ini memanfaatkan gelombang ultrasonik untuk mempercepat proses ekstraksi, mengurangi volume pelarut yang digunakan,
serta meningkatkan kualitas hasil ekstrak. Untuk mendapatkan kadar senyawa fenolik yang optimal diperlukan penentuan kondisi ekstraksi terbaik dengan mempertimbangkan berbagai faktor yang mempengaruhi ekstraksi. Salah satu metode optimasi yang dapat digunakan adalah Response Surface Methodology (RSM).
Tujuan Penelitian: Mendapatkan kondisi ekstraksi (rasio bahan-pelarut, rasio etanol-aquadest dan waktu ekstraksi) terbaik yang menghasilkan kadar fenolik total yang optimal dengan metode RSM.
Metode Penelitian: Penelitian ini menerapkan metode RSM dengan rancangan eksperimen Box-Behnken Design (BBD). Desain penelitian melibatkan tiga variabel faktor yang akan dioptimasi yaitu rasio bahan-pelarut (1:5; 1:10; 1:15); rasio etanol-akuades (100:0; 50:50; 0:100); dan waktu ekstraksi (20, 40, 60) menit. Seluruh kombinasi perlakuan diformulasikan dan dianalisis menggunakan software Design Expert 13. Parameter respon yang diamati adalah Total Phenolic Content (TPC) yang dikuantifikasi menggunakan instrumen Spektrofotometer UV-Vis.
Hasil Penelitian: Hasil analisis dari RSM untuk model yang paling sesuai adalah model linier dalam penelitian ini. Dari 15 batch terdapat fluktuasi rendemen dan TPC, dimana didapatkan kondisi ekstraksi yang menghasilkan TPC tertinggi
sebesar 19,141 mg GAE/g pada kondisi ekstraksi rasio bahan-pelarut 1:5; rasio etanol-akuades 100:0; dan waktu ekstraksi 20,012 menit. Verifikasi RSM menunjukkan dari 3 faktor yang berpengaruh signifikan terhadap TPC adalah rasio etanol-akuades.
Kesimpulan: Kondisi ekstraksi optimal adalah rasio bahan-pelarut 1:5; rasio etanol-akuades 100:0; dan waktu ekstraksi 20,012 menit menghasilkan TPC optimal.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 24 Jun 2026 04:18 |
| Last Modified: | 24 Jun 2026 04:18 |
| URI: | https:///id/eprint/4677 |
