Lia Oktaviani, - and Dwi Yulinda, - (2014) GAMBARAN ANGKA KEJADIAN ABORTUS BULAN JANUARIDESEMBER 2013 DI RSUD PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL YOGYAKARTA. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1311151_Lia Oktaviani_D3 Kebidanan.pdf
Download (673kB)
Abstrak_1311151_Lia Oktaviani_D3 Kebidanan.pdf
Download (47kB)
BAB I_1311151_Lia Oktaviani_D3 Kebidanan.pdf
Download (44kB)
BAB II_1311151_Lia Oktaviani_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (103kB)
BAB III_1311151_Lia Oktaviani_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (20kB)
BAB IV_1311151_Lia Oktaviani_D3 Kebidanan.pdf
Download (52kB)
BAB V_1311151_Lia Oktaviani_D3 Kebidanan.pdf
Download (8kB)
Daftar Pustaka_1311151_Lia Oktaviani_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (17kB)
Lampiran_1311151_Lia Oktaviani_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Latar Belakang: Indonesia diperkirakan sekitar 2-2,5% mengalami keguguran setiap tahun. Studi pendahuluan di RSUD Panembahan Senopati Bantul mengalami kenaikan angka kejadian abortus setiap tahunnya. Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian abortus antara lain umur, paritas, jarak kehamilan, kadar Haemoglobine (Hb), riwayat abortus dan umur kehamilan.
Tujuan Penelitian: Mengetahui gambaran angka kejadian abortus Bulan JanuariDesember 2013 di RSUD Panembahan Senopati Bantul Yogyakarta.
Metode Penelitian: Penelitian deskriptif dengan menggunakan rancangan retrospektif (retrospective study). Sampel penelitian semua ibu hamil yang mengalami abortus periode bulan Januari-Desember 2013 di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Jumlah sampel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi adalah 183 sampel. Pengumpulan data menggunakan rekam medik ibu yang mengalami abortus periode bulan Januari-Desember 2013. Analisis data yang digunakan dalam penelitan ini adalah analisis deskriptif. Pengolahan data menggunakan program komputer (SPSS).
Hasil Penelitian: 183 sampel didapatkan ibu hamil yang mengalami abortus inkompletus sebanyak 60,7% pada usia kehamilan 0-12 minggu 69,4% dan pada ibu yang belum pernah memiliki jarak kehamilan (hamil pertama) 35,5%.
Kesimpulan: Sebagian besar pasien mengalami abortus inkompletus, abortus terjadi pada usia kehamilan 0-12 minggu dan abortus terjadi pada ibu yang belum pernah memiliki jarak kehamilan (hamil pertama).
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Abortus, angka kejadian |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 24 Jun 2026 07:30 |
| Last Modified: | 24 Jun 2026 07:30 |
| URI: | https:///id/eprint/4721 |
